Demi Kejar Target Ini, Pemkab Bintan Usulkan 2 Kawasan Ini Masuk KLIK. Trikora?

Demi Kejar Target Ini, Pemkab Bintan Usulkan 2 Kawasan Ini Masuk KLIK. Trikora?

Demi Kejar Target Ini, Pemkab Bintan Usulkan 2 Kawasan Ini Masuk KLIK. Trikora?
tribunbatam/aminnudin
Gubernur Nurdin dan Bandono Pengembang Mangata Water Villa saat groundbreaking 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Sejumlah kontruksi hotel & resort secara fisik telah terbangun di Bintan. Ada yang sudah ground breaking (pemancangan tiang), dan ada yang sedang mengantri untuk konstruksi.

Baca: Heroik! Pakai Botol Anggur, Pramugari Pukul Pria Nekat Buka Pintu Pesawat di Udara!

Baca: Aduh! Trump Kegeeran, Lambaikan Tangan Dengar Tepukan Kencang. Ternyata buat Presiden Prancis!

Baca: Terungkap! Beginilah Cara Industri Singapura Akali Batam! Kepala BI Kepri Blak-blakan!

Baca: Mengejutkan! Inilah Manfaat Ciuman bagi Kesehatan Anda! Nomor 2 dan 6 Menggembirakan!

Satu pertanyaan, seberapa potensial industri pariwisata di Bintan, dan mampukah mereka bertahan kelak di tengah kunjungan wisman yang terbilang stagnan secara nasional.

Pertanyaan ini bukan tanpa alasan. Ada hotel yang telah lama berdiri dengan membawahi brand papan atas namun disebut sebut mengalami kelesuan daya serap tamu yang cukup tinggi setelah sekian lama berdiri.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan Luki Zaiman Prawira mengatakan, dalam dunia pariwisata, tidak boleh ada prinsip pesimis. Pemkab Bintan menurutnya akan terus melakukan terobosan agar daya serap hotel terhadap wisatawan sebagai penikmat jasa pariwisata di Bintan tetap tinggi. Dengan demikian, investasi dalam dunia pariwisata tetap menarik. Salah satunya meningkatkan dan mempermudah akses terhadap pintu masuk.

“Akses sangat penting bagi industri pariwisata. Salah satu akses yang akan kita buka seperti sudah disampaikan pak bupati, pembukaan jalur singkat kawasan wisata trikora dengan Lagoi, dimana di sana ada pelabuhan pintu masuk wisman dari Singapura,”kata Luki.

Di bidang kontruksi, Pemkab kata Luki akan mencoba mengajukan penambahan fasilitas kemudahan layanan investasi langsung kontruksi (KLIK). Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah memberikan satu fasilitas KLIK di Kawasan Industri Lobam. Nah, fasilitas KLIK akan coba diajukan satu lagi khusus di kawasan pariwisata.

“Kita sudah mengajukan program kemudahan, salah satunya yang ingin kita supprting di bidang percepatan pembangunan yaitu mengajukan salah satu beberapa kawasan untuk ditetapkan sebagai kawasan KLIK namanya, KLIK itiu adalah pembangunan yang bisa dilakukan langsung paralel dengan pengurusan administrasi perizinan tiap tiap pengembang. Ini sudah kita ajukan nanti bisa dikroscek ke bidang terkait,”kata Luki.

Ada dua rencana kawasan pariwisata yang diajukan mendapatkan fasilitas kemudahan KLIK. Kawasan pertama Lagoi yang sudah terlebih dulu diajukan, kawasan kedua yang akan diajukan lagi kawasan Trikora.

“Awal tahun kemarin yang sudah disahkan kan kawasn industri Lobam. Yang kedu kit ajukan kawsan pariwista Lagoi, yang ketiga kita akan coba nanti dudukan untuk awasan Trikora karena ada di KLIK itu diisyaratkan bahwa satu kawasan yang diajukan KLIK itu harus ada pengelolaan kawasannya,”kata Luki.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help