Gaji Anggota DPRD DKI Jakarta Bakal Sentuh Rp 80 Juta Sebulan. Ini Alasannya

Raperda yang sedang direncanakan ini akan menimbulkan kenaikan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD. Namun, nominalnya terserah eksekutif.

Gaji Anggota DPRD DKI Jakarta Bakal Sentuh Rp 80 Juta Sebulan. Ini Alasannya
KOMPAS.COM
Suasana Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dengan agenda penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI 2015, Senin (12/1). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pemimpin dan Anggota DPRDdisambut gembira anggora DPRD di seluruh Indonesia.

Pasalnya, PP tersebut mengatur soal kenaikan tunjangan anggota DPRD. Untuk di Jakarta sendiri, sebelum penerapan PP tersebut, Pemprov DKI dan DPRD DKI harus mengeluarkan peraturan daerah dalam waktu 3 bulan setelah PP keluar.

Adapun PP tersebut keluar 2 Juni 2017. Artinya, Perda harus disahkan sebelum 2 September 2017.

Waktu yang mepet itu membuat Raperda ini masuk dalam kategori mendesak sehingga bisa dibahas meski tidak masuk dalam Prolegda 2017.

Sejak kemarin, Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD DKI Jakarta melakukan rapat untuk menentukan jalur pembahasan Raperda ini.

Ada dua jalur dalam pembahasan Raperda, yaitu melalui inisiatif eksekutif dan inisiatif legislatif. Perbedaannya terletak pada panjangnya proses dari pengajuan raperda hingga pengesahan.

Dalam rapat bamus pekan lalu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik bersikeras untuk menjadikan ini sebagai Raperda inisiatif eksekutif.

"Ini kalau jadi usulan Dewan membutuhkan 7 kali paripurna, tetapi kalau jadi usulan eksekutif hanya 4 kali paripurna," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jumat (7/7/2017).

Baca: Tahun Depan Dana Parpol Naik, Ini Pesan Menteri Dalam Negeri Bagi Partai

Kendalanya, surat yang diajukan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi masih tertahan di meja Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help