Jadi Jalur Jaringan Optik Internasional, Telekomunikasi di Anambas Malah Memble!

Jadi Jalur Jaringan Optik Internasional, Telekomunikasi di Anambas Malah Memble!

Jadi Jalur Jaringan Optik Internasional, Telekomunikasi di Anambas Malah Memble!
TribunBatam/septyan mulia rohman
Peta jaringan kabel serat optik Internasional yang melintas di sekitar Anambas 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-‎Kondisi akses telekomunikasi di Anambas yang 'miskin' sinyal serta jauh berbeda dengan kabupaten/kota lain di Kepri, bukan merupakan hal baru. Ironisnya, perairan di sekitar Anambas justru dilalui oleh kabel serat kaca Internasional.

Baca: Heboh Lagu Despacito, Awasi Anak Anda! Inilah Lirik Yang Bikin Ibu-ibu Senewen!

Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?

Baca: Heboh! Ditanya Netizen Pernah Nonton Video Ariel-Cut Tari, Sophia Latjuba Ngamuk!

Baca: Viral! Benarkah Korban Letusan Vesuvius Ini Sedang Masturbasi? Lihat Baik-baik Lagi!

Data dari Asia Pacific Telecommunications Map tahun 2012 menyebutkan, sejumlah jaringan kabel fiber optik seperti Tata TGN-Intra Asia (TGN-IA), Asia Pacific Gateway (APG), Asia submarine-cale Express (ASE) Cahaya Malaysia dan empat jaringan kabel serat optik melintasi perairan Anambas, serta menghubungkan sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina hingga Taiwan.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Wan Zuhendra pun berharap, agar persoalan fiber optik yang melintasi Anambas ini ada solusi nyata dari Pemerintah Pusat. "Melihat dari data, seperti itu. Mudah-mudahan ada solusi terkait kabel fiber optik ‎yang melintasi Anambas dan wilayah NKRI," ujarnya Rabu (12/7/2017).

‎Upaya untuk mendongkrak kualitas akses telekomunikasi, diakuinya terus dilakukan Pemerintah Daerah. Usulan pembangunan Base Tranceiver Station (BTS) sebanyak 13 unit ke sejumlah wilayah di Anambas, terus diupayakan ke Pemerintah Pusat, meski diketahui tidak berjalan mulus.

‎Belasan desa yang masuk ke sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Siantan Timur, Palmatak dan Kecamatan Jemaja Timur dan Kecamatan Jemaja diusulkan kepada Kementrian terkait untuk segera direalisasikan mengingat daerah tersebut masih blank spot. Upaya koordinasi secara administratif pun, diakuinya sudah seringkali dilakukan untuk merealisasikan optimalnya sinyal telekomunikasi di Anambas. (*)

Berita terkait baca Harian Tribun Batam edisi Kamis (13/7/2017)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved