Organisasi Pemantau HAM Suriah Pastikan Pemimpin ISIS Ini Tewas. Amerika Masih Ragu
Kematian Baghdadi telah terkonfirmasi, demikian SOHR, dalam sebuah pernyataan seperti dirilis harian The Independent
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Organisasi Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah (SOHR), yang selama ini belum bersuara atas klaim kematian Abu Bakr Al-Baghdadi, Selasa (11/7/2017), mengonfirmasi bahwa pemimpin teroris Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) itu sudah tewas.
Kematian Baghdadi telah terkonfirmasi, demikian SOHR, dalam sebuah pernyataan seperti dirilis harian The Independent, Selasa (11/7/2017).
“(Kamis sudah) mengonfirmasi informasi dari para pemimpin, termasuk dari satu orang yang berada di lingkaran pertama, di (teritori ISIS) di bagian timur Deir Ezzor," kata Rami Abdul Rahman, Ditektur SOHR yang berbasis di London, Inggris.
Baca: Unta-unta yang Dipulangkan ke Qatar Karena Krisis Diplomatik Mengalami Nasib Naas. Banyak yang Mati
Baca: Sudah Tiga Minggu di Pengungsian Suriah, Wanita Indonesia Ini Minta Bantuan Pemerintah
Sedangkan sumber-sumber SOHR juga tidak mengatakan kapan Baghdadi diperkirakan mati.
Namun, laporan resmi telah muncul pada Juni lalu dari kantor berita Amaq, media resmi kelompok ISIS, bahwa pemimpin mereka, Abu Bakr al-Baghdadi, telah tewas.
Media tersebut mengklaim, pemimpin ISIS itu "dibunuh oleh serangan udara koalisi (Amerika) di Raqqa pada hari kelima Ramadhan", yang berarti serangan pada 10 Juni.
SOHR mengatakan, Baghdadi diduga telah dibunuh dalam sebuah serangan di Deir Ezzor, yang terjadi dalam kurun waktu tiga bulan terakhir ini.
Sumber-sumber di Pentagon, Kurdi, dan Irak dengan cepat mengakatan bahwa mereka tidak dapat memastikan laporan SOHR itu.
Sebastian Gorka, Wakil Asisten Presiden Donald Trump, dalam sebuah wawancara dengan Fox News tak lama setelah klaim SOHR itu muncul, mengatakan, “Kami menerima setiap laporan terkait kasus ini, tetapi dengan penuh keraguan.”
"Kami akan memverifikasinya .... dan kami akan memberikan pernyataan ketika kami memiliki bukt-bukti yang cukup,” katanya.
Pada pertengahan Juni 2017, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa militer negaranya sudah mengonfirmasi bahwa pemimpin Baghdadi dipastikan tewas.
Kepastian itu didasarkan pada hasil pemeriksaan informasi mengenai serangan udara yang dilakukan pada 28 Mei 2017, yang menarget pertemuan “dewan militer” ISIS di pinggiran kota Raqqa, Suriah utara.
"Menurut informasi yang sekarang diperiksa melalui berbagai saluran, turut hadir dalam pertemuan itu adalah pemimpin ISIS, yaitu Abu Bakar al-Baghdadi, yang telah tewas sebagai hasil serangan udara tersebut," demikian informasi pihak Rusia itu melalui media sosial, Facebook.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/baghdadi-memuji-pendirian-negara-islam_20170712_115447.jpg)