TribunBatam/

Hangout

Bertualang ke Air Terjun Jelutung dan Sembilan Daik Lingga

Salah satu destinasi wisata air terjun yang menyajikan semua itu adalah Jelutung yang ada di Desa Mentuda Kabupaten Lingga.

Bertualang ke Air Terjun Jelutung dan Sembilan Daik Lingga
TRIBUNBATAM/ANDRIANI

BERSANTAI di bawah pepohonan rindang dengan pemandangan hijau dan air terjun yang indah ditambah angin semilir, tentu saja menjadi momen yang menyenangkan dan menenangkan.

Apalagi ketika hendak mencapai air terjun tersebut membutuhkan perjuangan yang melelahkan. Begitu sampai di lokasi, rasanya pasti puas dan tidak jemu menikmati panorama dan dinginnya air yang mengalir di sana.

Salah satu destinasi wisata air terjun yang menyajikan semua itu adalah Jelutung yang ada di Desa Mentuda Kabupaten Lingga. Untuk sampai ke air terjun tersebut harus melewati bantaran hutan dan aliran sungai yang cukup deras.

Dari Kecamatan Daik Lingga, para pengunjung harus menumpang speedboat selama satu jam menuju Desa Mentuda. Sejak dari speedboat, tentu saja ada sajian pemandangan laut dan perbukitan yang hijau.

Setelah satu jam di ata speedboat, dilanjutkan dengan jalan khaki melewati hutan dan aliran sungai selama empat jam. Di sinilah letak Air Terjun Jelatung atau air terjun yang pertama.

Di lokasi ini terdapat pepohonan yang telah berusia ratusan tahun dengan batang-batang yang menjulang tinggi. Bau daun dan tanah juga sangat terasa dan suara jangkrik juga terdengar nyaring.

"Selama berjalan kaki, tidak ada pos-pos sehigga siapapun yang menuju ke sana harus ikut saran dari pemandu. Jika ingin beristirahat sebaiknya katakan karena perjalanan cukup jauh," ungkap Cipto, Ketua Komunitas Pecinta Alam (Kepal) di Daik Lingga.

Air Terjun Jelutung mempunyai tinggi sekitar 60 meter dengan ke dalaman kolam di bawahnya bisa mencapai 20 meter.

Kamu yang tidak mempunyai keahlian berenang sebaiknya menjauh dari tengah-tengah cucuran air terjun karena airnya cukup deras dan dalam. (*)

Air Jatuh dari Ketinggian 50 Meter

Halaman
12
Penulis: andriani
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help