Minim SDM Jadi Catatan Bawaslu, 4 Peserta Tes Tertulis Panwaslu Anambas

Terungkap! Minim SDM Jadi Catatan Bawaslu, 4 Peserta Tes Tertulis Panwaslu Anambas

Minim SDM Jadi Catatan Bawaslu, 4 Peserta Tes Tertulis Panwaslu Anambas
TribunBatam/Septyan Mulia Rohman.
Tim supervisi dari Bawaslu Republik Indonesia Nugroho Noto Susanto saat membagikan naskah soal kepada salahseorang peserta ujian tertulis komisioner Panwaslu ‚ÄéKabupaten Kepulauan Anambas Kamis (13/7/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Empat orang calon komisioner Panitia Pengawas Pemilu ‎(Panwaslu) Kabupaten Kepulauan Anambas mengikuti tes tertulis. Bertempat di salahsatu aula yang berlokasi di Jalan Selayang Pandang Kecamatan Siantan, empat orang peserta masing-masing atas nama Sahruddin, S.Pd; Liber Simaremare, S.P; Yopi Susant, SE; dan Rangga Adi P, S.Pi sebelumnya telah dinyatakan lulus dalam verifikasi berkas dan administrasi yang dilakukan oleh tim panitia seleksi (pansel).

Baca: Mengejutkan! Inilah Alasan Komputer Mac Jarang Kena Virus. Ini Pengakuan Pakarnya!

Baca: Terungkap! Inilah 5 Fakta Mengejutkan Lagu Despacito, Nomor 2 Bikin Merem-Melek!

Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?

Baca: Heboh! Ditanya Netizen Pernah Nonton Video Ariel-Cut Tari, Sophia Latjuba Ngamuk!

Nugroho Noto Susanto‎ tim supervisi dari Bawaslu Republik Indonesia mengatakan, ‎tahapan serta proses pembukaan pendaftaran sudah dimulai sejak bulan Juni kemarin. Setelah proses pendaftaran, tahapan erikutnya yakni seleksi berkas administrasi yang selanjutnya diikuti dengan ujian tertulis bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi berkas administrasi.

‎Sejumlah persyaratan seperti umur minimal 30 tahun, serta minimal menempuh pendidikan sarjana serta sejumlah persyaratan lainnya, menjadi hal yang harus dipenuhi peserta yang mengikuti tahapan komisioner Panwaslu Kabupaten Kepulauan Anambas ini.

"Sesuai tahapan demikian. Baru nanti diumumkan 12 besar. Dicari enam tertinggi dimana ranking tertinggi ditentukan oleh pansel. Kemudian, Bawaslu Provinsi yang mengeksekusi serta menetapkan tiga orang," ujarnya Kamis (13/7/2017).

Didampingi tim supervisi Bawaslu RI lainnya, Andri Septianto, pihak Pansel di Anambas hanya akan mengkoreksi poin tertinggi dari empat orang peserta yang mengikuti tes tertulis tersebut sebelum diserahkan ke Bawaslu Provinsi Kepri. Hal ini dikarenakan jumlah peserta yang hanya berjumlah empat orang, setelah satu diantara peserta tidak hadir dalam pelaksanaan ujian tertulis tersebut.

Minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) ini pun diakuinya menjadi catatan banyak pihak terutama bagi Bawaslu Republik Indonesia. Pihaknya mengatakan, animo di kota-kota besar seperti Palembang diakuinya menembus angka 750 orang.
"Ini memang menjadi catatan bagi banyak pihak, tak terkecuali Bawaslu. Bahwa partisipasi publik di daerah kepulauan rendah. Kalau animo seperti ini, animo publiknya juga rendah," ungkapnya. (*)

Berita terkait baca Harian Tribun Batam edisi Jumat (14/7/2017)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help