TribunBatam/

Film 'Hantu Sei Ladi' Siap Tayang di Bioskop. Kapan Premierenya? Ini Kata Sutradara

Memang arahnya seperti itu, sehingga kita tentu harus masuk dalam antrean film-film yang diputar di bioskop-bioskop Indonesia

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Film "Hantu Sei Ladi" produksi anak-anak Batam sudah siap tayang di bioskop awal Agustus 2017 ini. 

Film produksi Hang Sinema Langit ini bergenre horor, mengangkat cerita tentang rumor masyarakat Batam yang beredar selama ini bahwa jembatan Sei Ladi yang terletak di Baloi, Batam ini angker.

Kapan tanggal pastinya film berdurasi 90 menit ini menggelar gala perdana?

Sutradara film "Hantu Sei Ladi", Ibonk Hermawan mengatakan bahwa sampai saat ini tim promosi masih belum memastikan.

Soalnya, rencana awal bahwa film ini akan diputar untuk konsumsi Kota Batam saja, namun ternyata film ini mendapat lirikan jaringan bioskop terbesar di Indonesia, Cineplex 21 dan Blitz yang memiliki ratusan jaringan bioskop di Indonesia.

"Memang arahnya seperti itu, sehingga kita tentu harus masuk dalam antrean film-film yang diputar di bioskop-bioskop Indonesia," kata sutradara Ibonk Hermawan kepada Tribun Batam.

Suasana pengambilan gambar film
Suasana pengambilan gambar film "hantu Sei Ladi" (dok. HSL)

Bagi Ibonk sendiri, ia hanya berharap film ini bisa menjadi awal yang baik bagi sineas lokal yang menurut dia, mulai menggebu-gebu dalam industri kreatif ini.

"Dari beberapa iven terlihat, para sineas lokal sangat tinggi semangatnya, meskipun dalam berbagai hal, terutama dana dan teknologi, kita sangat terbatas," katanya.

Hal yang menarik dalam film HSL ini, kata Ibonk adalah kehadiran bintang-bintang asal Batam yang sudah berkiprah di tingkat nasional. 

Misalnya, Gabriella Rasubala yang turut bermain di film "Jokowi" serta Gerhana Wanvi Nugraha yang bermain di sejumlah serial FTV nasional.

Bahkan, sejumlah seniman asal negeri jiran, Singapura dan Malaysia juga ikut memberi warna.

Para kru pendukung film
Para kru pendukung film "Hantu Sei Ladi" bersama sutradara Ibonk Hermawan (paling kanan). (dok. HSL)

Sebut saja penyanyi Singapura, Rosalina Musa alias "Kak Ros" yang menjadi juri Dangdut Academy serta komedian dan aktor Roslan Syah dari Malaysia.

"Kehadiran mereka, yang paling luar biasa bagi kami adalah transfer ilmu bagi puluhan anak muda Batam yang terlibat dalam produksi film ini," kata sutradara "laskar Anak Pulau" dan "Tekad Sang Brigadir" ini.

Anda penasaran dengan film ini? Tunggu saja tanggal mainnya.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help