TribunBatam/
Home »

Sport

Keluarga Pebalap The Kentucky Kid Tuntut Ganti Rugi

Insiden kecelakaan yang merenggut nyawa mantan pebalap MotoGP, Nicky Hayden, berlanjut ke pengadilan.

Keluarga Pebalap The Kentucky Kid Tuntut Ganti Rugi
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Sabtu (15/7/2017) halaman 12 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM - Insiden kecelakaan yang merenggut nyawa mantan pebalap MotoGP, Nicky Hayden, berlanjut ke pengadilan.

Sejumlah media Italia melaporkan bahwa keluarga Hayden lewat pengacara mereka, Moreno Maresi, telah resmi mengirim surat kepada pengemudi mobil yang menabrak Hayden untuk menuntut ganti rugi.

Menurut situs Corsedemoto, sang pengemudi mobil telah menerima surat tuntutan dari keluarga Hayden.

 Keputusan keluarga Hayden yang menuntut ganti rugi membuat pihak pengemudi kecewa karena polisi belum merilis laporan akhir hasil penyelidikan.

Kabar yang beredar, pihak kepolisian yang menangani penyelidikan terrhadap tewasnya Hayden itu, bakal mengumumkan rilis tentang hasil penyelidikan pada akhir Juli ini.

Menurut Maresi, pihak keluarga Hayden menilai perlu mengajukan tuntutan ganti rugi, karena melihat sisi kecelakaan yang dialami oleh mantan juara dunia MotoGP 2006 itu, sangat tragis.

"Mereka (keluarga Hayden) melihat sisi kesalahan yang besar pada si pengemudi mobil. Mengapa sampai tidak melihat ada sepeda yang berjalan beriringan dan menabraknya, hingga membuat Hayden tewas dalam kondisi yang mengenaskan," kata Maresi.

Keinginan keluarga Hayden, menurut Maresi, pihak pengemudi yang menabrak harus merasakan beban yang berat, seperti yang telah dan saat ini dirasakan oleh sanak-saudara Hayden.

Pihak keluarga Hayden menilai bahwa apa yang dialami pebalap berjuluk The Kentucky Kid itu, adalah sebuah tragedi besar pada keluarga dan para pebalap.

Apalagi, saat itu Hayden sedang dalam persiapan untuk menghadapi balapan di ajang Superbike.

"Menurut keluarga, pihak pengemudi yang menabrak layak mendapatkan ganjaran yang berat. Bukan saja dari sisi sosial, tapi juga dengan sisi materi. Keluarga menilai tuntutan ganti rugi tersebut, juga terkait segala hal yang mungkin masih bisa dihasilkan oleh pebalap kelahiran Kentucky, Amerika Serikat, itu, jika masih dalam kondisi hidup dan sehat," jelas Maresi.

Sementara itu, Pierluigi Autunno, yang merupakan pengacara dari pihak pengemudi yang menabrak, saat ini orang yang menabrak Hayden sedang dalam kondisi psikologis yang tidak nyaman.

"Kami percaya tragedi ini memberikan efek kepada kedua keluarga. Nicky Hayden sudah tak lagi bersama kita. Di sisi lain, klien kami yang pada hari kejadian akan berangkat ke tempat kerja harus menjalani perawatan psikologis sejak saat itu. Kami berbicara tentang dua manusia yang hidupnya sama-sama hancur. Jadi, memang butuh pengertian yang sama," ungkap Autunno, seperti dikutip dari Speedweek.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help