Kebakaran di Tanjungpinang

Ungkap Pemicu Kebakaran Teladan, Polisi Periksa 6 Saksi. Hasilnya?

Polisi Mengebut Penyelidikan Kebakaran Tanjungpinang. Ungkap Pemicu Kebakaran Teladan, Polisi Periksa 6 Saksi. Hasilnya?

Ungkap Pemicu Kebakaran Teladan, Polisi Periksa 6 Saksi. Hasilnya?
Tribun Batam/Wahib Wafa/Thomm Limahekin
Para petugas memadamkan api di Jalan Teladan, Bakar Batu, Tanjungpinang, Jumat (14/7/2017) malam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro telah memerintahkan jajaranya untuk melakukan penyelidikan kasus kebakaran yang menghanguskan 22 rumah di kelurahan Kampung Kamboja, Jalan Teladan Kecamatan Tanjungpinang Barat.

Baca: Buntut Rusuh KJJ, Beredar Kabar Bareskrim Panggil Bupati Anambas, Benarkah?

Baca: Mengejutkan! Pernah Bingungkan Aristoteles, Mengapa Telur Berbentuk Oval Terjawab!

Setidaknya ada 6 korban termasuk rumah pertama pemicu terjadinya kebakaran telah dilakukan pemeriksaan. Selain itu juga pihaknya langsung melakukan identifikasi dilokasi kejadian. Namun sejauh ini kejadian itu dipicu dari arus pendek listrik.

"Kita sudah selidiki. Selain itu ada sekitar 6 orang saksi yang juga jadi korban sudah kita periksa. Hasilnya memang karena arus pendek listrik," kata Ardiyanto dihubungi Tribun Batam, Minggu (16/7/2017).

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap korban pertama bernama Johan, ‎kebakaran itu dipicu dari korsleting listrik di atap rumahnya. Korsleting litrik itu seketika menyambar bagian atap rumah Johan. Dengan cepat beberapa rumah langsung di lalap si Jago merah.

Potensi pencurian dan penjarahan gampang terjadi di saat kondisi warga saat kejadian sedang panik.‎ Namun Kapolres menegaskan bahwa peristiwa bencana itu iaa pastikan tidak ada korban yang mengalami pencurian ataupun penjarahan.

"Sejauh ini hasil penyelidikan kita dan saat kejadian waktu itu‎ tidak ditemukan korban yang mengalami pencurian atau penjarahan. Kita pastikan saat kejadian semua terpantau dengan baik sehingga tidak ada yang memanfaatkan situasi itu untuk mengmbil keuntungan," tambahnya.

Akibat dari kerugian tersebut, seluruhnya kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Pihak BPBD dan Tagana hingga kini juga masih melakukan pendataan rill berapa jumlah kerugian materil secara pasti.

Terlihat dari pantaun Tribun, beberapa motor nampak terlihat sudah mengnarang dibawah dasar rumah panggung itu. Para korban tak nampak terlihat di lokasi kebakaran. ‎Selain itu juga dari 22 rumah itu, ada 95 jiiwa yang jadi korban. Jumlah kepala keluaarga terdapat 24 orang.

Sebelumnya diberitakan kebakaran dahsyat terjadi pada Jumat pukul 20.30 WIB. Dengan cepat kebakaran mampu meluluhlantakan 22 rumah hanya dengan hitungan menit. Sekitar 1,5 jam lamanya api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved