TribunBatam/

Heboh Penangkapan Sabu Satu Ton

Usut KM Wanderlust Terindikasi Bawa Sabu Satu Ton, Kapolri Langsung Turun Gunung?

Usut KM Wanderlust Terindikasi Bawa Sabu Satu Ton, Kapolri Langsung Turun Gunung?

Usut KM Wanderlust Terindikasi Bawa Sabu Satu Ton, Kapolri Langsung Turun Gunung?
tribunbatam/ian pertanian
Personel Brimob bersenjata lengkap mengawal ABK Wanderlust saat pra rekonstruksi di Tanjung Uncang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Menurut sumber kepolisian, kapal motor berlabel Wanderlust di daerah pulau Sambu Pelakang Padang, Batam, Sabtu (15/7) kemaren,merupakan sindikat peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 ton yang ditangkap polisi di Anyer, Serang, Banten pada Rabu (12/7) lalu.

Baca: Buntut Rusuh KJJ, Beredar Kabar Bareskrim Panggil Bupati Anambas, Benarkah?

Baca: BREAKINGNEWS: Tabrakan Maut di Teluk Bakau, 2 Pengendara Motor Tewas! Korban Mahasiswa Pinang

Baca: Kesaksian Nenek Siti. Begini Detik-detik Tenggelamnya Pokcai Pengujan! Teriakan Menyayat Hati!

Baca: Prarekonstruksi 5 ABK Wanderlust di Tanjung Uncang Tegang, Kapolri Dijadwalkan ke Batam!

Polisi yang tak mau ditulis namanya itu wartawan menyebut, kapal berbendera Republik Sierra Leone sebuah negara di Afrika Barat, tepatnya di pesisir Samudra Atlantik tersebut diduga kuat sebagai kapal pembawa 1 ton narkoba itu.

"Saat ini tim gabungan yang terdiri dari BNN Pusat, Mabes Polri dan Polda Kepri tengah berada menjaga kapal itu. Kapal itu sudah ditarik kemaren Sabtu di perairan Tanjung Uncang. Lima ABK masih diamankan di sana. Iya, mereka dimintai keterangannya,'' ujarnya.

Tambahnya, penarikan kapal itu merupakan perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Guna mencari informasi mendalam terkait sindikat narkoba asal Taiwan itu.

"Dipastikan, kapal itu dari Taiwan melalui jalur Natuna ke Jawa. Makanya Kapolri perintahkan ditarik ke Batam untuk dilakukan pendalaman mengenai sindikat jaringan narkoba internasional yang selama ini sering lewat perairan Kepri," ujar sumber.

Malam ini, lima ABK kapal motor berkecepatan tinggi Wanderlust tersebut, akan diinapkan di tahanan Mako Brimob Polda Kepri di Tembesi. Kapal masih dijaga ketat oleh polisi dengan senjata lengkap. Dan besok Senin, dikabarkan rencananya Tito Karnavian akan tiba di Batam untuk mengkalirifikasi terkait masalah itu. (*)

Berita terkait baca Harian Tribun Batam edisi Senin (17/7/2017)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help