Keren Bro! 7 Anak Putus Sekolah di Anambas Ini Dikirim ke Rumbai. Pemkab Beri Modal!

Keren Bro! 7 Anak Putus Sekolah di Anambas Ini Dikirim ke Rumbai. Pemkab Beri Modal!

Keren Bro! 7 Anak Putus Sekolah di Anambas Ini Dikirim ke Rumbai. Pemkab Beri Modal!
Tribunbatam/Septyan Mulia Rohman
Ilustrasi. Suasana sekolah di Kabupaten Anambas. Pemkab memiliki kebijakan menyekolahkan anak putus sekolah ke Riau 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Tujuh orang anak putus sekolah asal Anambas akan dibawa ke panti sosial di Rumbai, Pekanbaru. ‎Supriadi Kepala Bidang rehabilitasi dan pemberdayaan jaminan sosial pada Dinas Sosial, pemberdayaan, pelindungan perempuan anak, pemberdayaan masyarakat desa Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan,

pengiriman tujuh orang anak putus sekolah ini merupakan hasil pendataan yang dilakukan yang dilakukan sejak awal tahun 2017. Pengiriman anak putus sekolah untuk mendapatkan pelatihan ini pun, diketahui sudah kesekian kalinya dilakukan bahkan sudah masuk angkatan ke-75 se-Sumatra.

Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?

Baca: Terungkap! Inilah 5 Fakta Mengejutkan Lagu Despacito, Nomor 2 Bikin Merem-Melek!

Baca: Mengejutkan! Pernah Bingungkan Aristoteles, Mengapa Telur Berbentuk Oval Terjawab!

"Dari data yang kami himpun, ada sepuluh orang. Tiga diantaranya tidak tidak bisa kami berangkatkan karena satu anak umurnya sudah melewati batas maksimal, ‎satu orang sudah dibawa pamannya bekerja di Batam. Sementara, satu orang anak lagi tidak diizinkan oleh orangtuanya untuk diberangkatkan," ujarnya Senin (17/7/2017).

‎Ia menjelaskan, anak yang dikirim ke Panti sosial ini, akan menjalani pelatihan sesuai dengan bidang ketrampilannya selama enam bulan. Meskipun program ini berasal dari Kementrian Sosial Republik Indonesia, namun proses pengiriman dan penjemputan dibebankan melalui APBD Kabupaten.

Sejumlah persyaratan pun, harus dipenuhi bagi anak-anak yang akan dikirim ke Panti sosial di Pekanbaru ini. Salahsatunya, batas umur maksimal 18 tahun setelah pengiriman.

Pengiriman anak putus sekolah ke panti sosial di Rumbai, Pekanbaru ini pun sebelumnya telah terjalin nota kesepahaman antara Pemkab Anambas dengan panti sosial yang diketahui merupakan milik Kementrian Sosial Republik Indonesia ini.

"‎Setelah diberikan pelatihan sesuai bidang ketrampilannya, dan pulang ke Anambas. Kami akan membantu modal berupa peralatan pendukungnya. Misalnya, ketika dilatih di sana dia lebih condong ke perbengkelan,

maka kami berikan ia modal kunci-kunci, seperti itu. Untuk tahun lalu, ada sembilan orang yang kami kirimkan ke sana. Saat ini, mereka sudah kembali sekitar bulan Juni kemarin. Dari sembilan orang itu, sudah ada tiga orang yang mendapatkan pekerjaan," bebernya.

Tidak hanya mengirim anak putus sekolah, kunjungan ke ibukota Provinsi Riau ‎ini pun, juga dimanfaatkan untuk menjemput tiga orang pasien psikotik yang telah dinyatakan sembuh. Tiga orang ini sebelumnya menjalani pengobatan di RSJ Tampan, Pekanbaru selama lebih kurang tiga bulan.

"Yang ada di sana tinggal tiga orang ini. Jadi selain mengirim, juga menjemput pasien yang sudah dinyatakan sembuh," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved