TribunBatam/

BATAM TERKINI

Sampai Kapanpun Kami Akan Tetap Menunggu. Ini Perjuangan Untuk Anak Kami

Puluhan wali murid yang anaknya tidak diterima terpaksa harus makan nasi bungkus yang dibeli di warung karena tidak sempat masak di rumah.

Sampai Kapanpun Kami Akan Tetap Menunggu. Ini Perjuangan Untuk Anak Kami
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Anaknya tak diterima di SMPN 21 Batam, orangtua calon siswa tetap menunggu dan bertahan sampai ada kepastian dari pihak sekolah. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Orangtua calon murid yang tak diterima di SMPN 21 Batam mengaku akan tetap menunggu di sekolah sampai ada kebijakan dari pihak sekolah.

"Sampai kapan pun kami akan tetap menunggu, kami tidak sanggup menyekolahkan anak kami ke sekolah swasta," ujar orangtua calon siswa yang tak diterima di SMPN 21 Batam, Senin (17/7/2017).

Orangtua dan wali murid yang menunggu di SMPN 21 Sagulung, terlihat sedang makan nasi bungkus yang mereka beli, karena tidak sempat memasak nasi di rumah.

"Inilah perjuangan kami, agar anak kami masuk sekolah negeri. Sejak pagi kami sudah menunggu di sini, masak saja di rumah tidak sempat masak,"kata puluhan orangtua yang rata-rata ibu-ibu tersebut.

Dengan wajah lelah dan lesu, puluhan ibu wali murid yang anaknya tidak diterima terpaksa harus makan nasi bungkus yang dibeli di warung karena tidak sempat masak di rumah.

Baca: Nikmati Aneka Menu dari Berbagai Dunia di Swiss Belhotel Harbour Bay

Baca: Sekolah Swasta Penerima Dana BOS Harus Ikut Bantu Anak Tak Mampu

Baca: Pungli Marak Selama PPDB, Dewan Minta Tim Saber Pungli Bergerak

"Apakah masih ada perhatian pemerintah terhadap kami, semua pekerjaan kami sudah terbengkalai, sejak awal pendaftaran kami sudah datang setiap hari sekolah," kata Sumarni.

Sumarni mengatakan, sejak awal mereka sudah dijanjikan oleh komite bahwa anak mereka akan diperjuangkan. Namun harapan tersebut sirna, karena sampai sekolah masuk anak mereka tidak masuk.

"Kita bukan orang luar, rumah kita dekat dengan sekolah, tidak mungkin juga kita sekolahkan anak kita jauh-jauh,"katanya.

Sementara untuk sekolah di swasta mereka tidak punya biaya untuk membayar uang sekolah setiap bulannya.

"Kalau anak kita di swasta bagaimana cara kita membayar uang sekolah,"katanya. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak, Selasa 18 Juli 2017

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help