TribunBatam/

BATAM TERKINI

VIRAL. Lagi, Sopir Taksi Lakukan Sweeping. Nyaris Baku Hantam di Nagoya Hill

Para sopir taksi konvensional lagi-lagi melakukan sweeping pada mobil-mobil yang diduga taksi online.

VIRAL. Lagi, Sopir Taksi Lakukan Sweeping. Nyaris Baku Hantam di Nagoya Hill
YOUTUBE

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Para sopir taksi konvensional lagi-lagi melakukan sweeping pada mobil-mobil yang diduga taksi online. Bahkan, insiden yang terjadi di Nagoya Hill Mall, Lubuk Baja, Batam, Minggu (16/7/2017) sore menjadi viral di dunia maya.

Khususnya di grup facebook dan grup WhatsApp. Banyak yang menyayangkan insiden tersebut. Dari kata-kata masyarakat yang tergabung dalam grup itu, lebih cenderung menyalahkan sopir taksi konvensional karena main hakim sendiri.

Sebuah akun facebook Rio Art Brendleboy memposting status  berbunyi: "Kebrutalan driver taksi konvensional di Batam. Taksi online di Batam sudah dicabut tidak boleh beroperasi, seperti gojek, uber, grab, dll. Namun yg jadi masalah disni adalah, driver taksi konvensional juga tidak terima kalau pemesan tersebut lewat whatsapp. Loc : Nagoya Hill"

Kontan saja, atas caption yang ditulis pemilik akun langsung ditanggapi macam-macam oleh akun lain.

Pemilik akun Nella Ayu menuliskan komentar : "itu supir taksi kayak pereman... main larang turis naik taksi.. sebagai pelayanan transportasi.. tunjukanlah etika yang baik.. tak perlu sweeping dan menurunkan penumpang..."

Sementara Heni Purwanti menuliskan, "Kasihan penumpang nya pasti trauma herannn kok ada org yg sprt itu# motion kecewa"

Sementara itu, pengemudi mobil yang bertengkar dengan sopir taksi konvensional di Nagoya Hill tersebut diketahui bernama Mohammad Adha Jasfikar.

Inilah penjelasan Mohammad Adha Jasfikar yang dia tuliskan di akun sosmed miliknya. 

KEBRUTALAN TAXI PANGKALAN NAGOYA HILL...
kronologi nya saya menjemput tamu langganan saya yg memesan taxi melalui aplikasi WhatsApp.

Tiba2 datang para supir taxi pangkalan nagoya hill membuka pintu mobil kanan sisi pengemudi saya dan pintu belakang kanan penumpang lalu mengajukan pertanyaan dengan nada tinggi...

Saya tidak terima dengan etika mereka bertanya seolah mereka penguasa dengan cara membuka pintu mobil dan memaksa saya turun...

Sekarang saya sedang melakukan upaya proses hukum di polsek lubuk baja...
Karna saya gak mau kejadian ini terjadi kembali ke teman2 driver taxi yang lain... 

Berikut rekaman video yang diabadikan saat kejadian dan kini menjadi viral.

Belakangan ini, sejumlah sopir taksi konvensional memang kerap melakukan sweeping terhadap kendaraan pribadi yang dikira taksi online. Bahkan, tak sedikit juga mobil pribadi yang diberhentikan dan ditanya-tanya serta dikira taksi online. Hal ini cukup meresahkan mengingat banyak orang yang menggunakan kendaraan pribadi di Batam ini. (*)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help