TribunBatam/

BREAKINGNEWS: Akib Tetap Sekwan Tanjungpinang, Sampai Ada Keputusan Walikota!

Akib Tetap Sekwan Tanjungpinang, Sampai Ada Keputusan Walikota! Begini Alasannya!

BREAKINGNEWS: Akib Tetap Sekwan Tanjungpinang, Sampai Ada Keputusan Walikota!
TRIBUNBATAM/M IKHWAN
Sekdako Tanjungpinang Riono 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah belum mengeluarkan keputusan terkait pengunduran diri Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Abdul Kadir Ibrahim (Akib).

Baca: Bikin Merinding! Jasad 7 Tokoh Ini Digali Kembali Setelah Meninggal, Ini Alasannya!

Baca: Terungkap! Inilah Nama Samaran Artis Hollywood Saat Menginap di Hotel, Berikut Daftarnya!

Baca: Viral! Pria Terperangkap Dalam ATM, Minta Tolong Lewat Setruk. Begini Kejadiannya!

Untuk itu, Akib tetap harus masuk kerja berdinas sebagai Sekwan sebelum keputusan Walikota ditandatangani. Meskipun dia sudah mengajukan pengunduran diri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Riono menjelaskan, permohonan pengunduran diri tersebut sesuai dengan aturan memang tidak bisa berlaku sebelum adanya keputusan dari walikota Tanjungpinang.

"Setalah ada keputusan dari Walikota Tanjungpinang barulah sah pengunduran dirinya. Sebelum ada keputusan setatusnya masih Sekwan dan usai cuti tetap harus ngantor," katanya, Selasa (18/7/2017).

Riono mengatakan hal tersebut sudah dia sampaikan kepada Akib melalui balasan surat pengunduran diri yang diajukan Akib tersebut.

"Selama ini beliau tidak ada masalah. Kita tetap berpegangan pada alasan pengunduran dirinya. Alasannya pribadi. Saat ini Baperjakat masih melakukan evaluasi," katanya.

Menurutnya, Akib sendiri mengambil cuti panjang setelah mengajukan pengunduran dirinya sebagai Sekwan kepada Walikota Tanjungpinang Akhir Juni lalu. Oleh karena itu selama cutinya pihaknya sudah menunjuk pelaksana harian Sekwan.

Selain masalah jabatan Sekwan, Baperjabat juga sedang membahas masalah pengisian tujuh jabatan eselon III di lingkungan Pemko Tanjungpinang yang masih kosong. Jabatan tersebut paling lambat harus diisi pada Agustus. Mengingat jabatam Walikota Tanjungpinang akan berakhir pada masa penetapan pasangan calon walikota Februari mendatang.

"Jadi enam bulan sebelum itu sudah harus dilantik. Kira-kira Agustus. Sebenarnya bisa mundur tapi harus seizin Mendagri. Tapi sebelum itu rencananya akan kita lantik," katanya. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help