TribunBatam/
Home »

News

» Jakarta

Sembilan Pelaku Bullying Anak SD di Thamrin City Bakal Diperiksa Polisi

Dinas Pendidikan DKI Jakarta bekerjasama dengan aparat kepolisian sedang menangani kasus pelecehan terhadap SW (12), siswa kelas VI SDN Kebon Kacang

Sembilan Pelaku Bullying Anak SD di Thamrin City Bakal Diperiksa Polisi
screengrab
Video bullying pelajar yang menjadi viral 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dunia pendidikan Indonesia tercoreng aksi bullying. Ironisnya, setelah melakukan perbuatan tercela tersebut, para pelaku tak segan menyebarluaskan rekaman ke media sosial.

Insiden pertama, seorang mahasiswa dari Universitas Gunadarma berkebutuhan khusus, Farhan, dibully oleh teman-temannya. Peristiwa itu diduga terjadi di Universitas Gunadarma.

Dalam video itu, terlihat seorang mahasiswa tampak menahan ransel korban hingga dia tidak bisa berjalan. Mahasiswa lain yang ikut melakukan bullying terdengar meneriaki korban.

Insiden kedua, SW (12), siswa kelas VI di SDN Kebon Kacang 003, Tanah Abang, Jakarta Pusat menjadi korban bullying yang melibatkan 15 siswa SD dan SMP.

Siswi berseragam putih itu mengalami pelecehan tanpa melakukan perlawanan.

Baca: Datang ke Jakarta, PNS Asal Riau Ini Dibekuk Polisi Saat Nyabu

Baca: TERUNGKAP! Ini Dia Lima Rahasia Membuat Bumbu Gado-gado Lezat

Baca: Sebelum Berstatus Tersangka, Ini Dia 10 Fakta Persidangan Peran Setya Novanto dalam Kasus e-KTP

Pada akhir video berdurasi 50 detik itu, siswi disuruh mencium tangan siswa dan siswi yang membullynya. Dari keterangan video, disebutkan lokasinya di Thamrin City, Jumat (14/7/2017).

"Kami menyayangkan itu terjadi di kampus yang melanggar norma dan etika yang berlaku secara universal, bahwa kami harus saling menghargai apalagi menimpa mahasiswa yang ditengarai berkebutuhan khusus," tutur Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Intan Ahmad, Senin (17/7/2017).

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help