Kebakaran di Tanjungpinang

Wawali: Korban Kebakaran Dipermudah Ngurus Dokumen Terbakar, Logistik dari Pemprov

Wawali: Korban Kebakaran Dipermudah Ngurus Dokumen Terbakar, Logistik dari Pemprov

Wawali: Korban Kebakaran Dipermudah Ngurus Dokumen Terbakar, Logistik dari Pemprov
Tribun Batam/Wahib Wafa
Api melahap belasan rumah di Jalan Teladan, bakar batu, Tanjungpinang, Jumat (14/7/2017) malam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Pemerintah Kota Tanjungpinang mempermudah pengurusan surat dan dokumen kependudukan korban kebakaran di Jalan Teladan Pelantar Gurindam VI. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi beban korban bencana, karena sejumlah dokumen warga ikut terbakar, tak sempat diselamatkan.

Baca: Terungkap! Inilah Nama Samaran Artis Hollywood Saat Menginap di Hotel, Berikut Daftarnya!

Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?

Baca: Terungkap! Beginilah Cara Industri Singapura Akali Batam! Kepala BI Kepri Blak-blakan!

"Korban kebakaran diberikan bantuan khusus untuk pengurusan surat dan dokumennya yang terbakar," kata Wakil Walikota Syahrul, Selasa (18/6).

Selain bantuan tersebut, Pemko Tanjungpinang juga akan membahas bersama walikota, terkait bantuan lain yang akan diberikan. Untuk bantuan tanggap bencana awal sudah ditangani Dinsos Provinsi Kepri.

"Bila korbannya di atas 20 KK maka bantuan yang dikeluarkan dari gudang Provinsi. Sesuai Protap memang bukan kapasitas kota. Kalau di bawah 20 kita keluarkan dari gudang kita," kata Rheiga Muharanis Kasi Perlindungan Korban Bencana Alam dan Sosial, Dinas Sosial Kota Tanjungpinang.

Dia menjelaskan sesuai perosedur, bantuan tanggap bencana diberikan berupa peralatan dapur, peralatan memasak, family kids. Kemudian untuk korban yang mempunyai bayi akan ditambahkan perlengkapan bayi.

Karena korban bencana kebakran yang melanda rumah warga di jalan Teladan Gang Gurindam VI sebanyak 24 Kepala Keluarga, maka bantuan tersebut dikeluarkan dari gudang Provinsi bukan dari kota.

"Kita akan rapat bersama walikota lagi, membahas ini. Saya sudah ditelpon Kadis untuk rapat hari ini," katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dari 24 KK tersebut terdiri dari 99 jiwa. Termasuk beberapa rumah yang dirobohkan petugas saat pemadaman kebakaran. Saat ini korban tinggal di rumah sanak saudara dan kerabat mereka masing-masing. Meskipun sudah disiapkan tenda darurat oleh BNPB. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved