Kasus Cabul Banyak Terjadi di Bintan Timur, Ini Reaksi Kapolsek dan Camat Bintim!

Kasus Cabul Banyak Terjadi di Bintan Timur, Ini Reaksi Kapolsek dan Camat Bintim!

Kasus Cabul Banyak Terjadi di Bintan Timur, Ini Reaksi Kapolsek dan Camat Bintim!
Istimewa
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Kekerasan seksual terhadap anak dibawa umur meningkat signifikan di Kecamatan Bintan Timur. Laporan atas itu bahkan menenpati peringkat tertinggi dalam penanganan kasus di Polsek Bintan Timur.

Baca: Cewek Kamu Pendiam Ya? Mengejutkan Inilah 10 Ciri Seorang Hiperseks!

Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?

Baca: Ehem! 5 Aktris Ini Usianya Tua Tapi Bikin Brondong Deg-degan, Nomor 5 Paling Berdesir!

Baca: Mengejutkan! 100 Tahun Lalu Alexander Graham Bell Ramalkan Ini, Terbukti pada 2017!

Kapolsek Bintan Timur AKP Abdul Rahman sendiri menyayangkan hal demikian. "Kasus kekerasan seksual dibawah umur memang terbilang tingggi sepanjang yang kami tangani,"ujar Abdul Rahman.

Polsek Bintan Timur menghimbau, agar orang tua atau keluarga memperhatikan anak. Selalu terapkan sistem pengawasan terpadu untuk mencegah anak menjadk korban para predator anak.

Kepada aparatur pemerintah kecematan atau setempat umtuk bersama sama terus mensosialisasikan kepada warga tentang pentingnya perlindungan anak. "Kalau kami dari pihak polisi, lebih kepada penanganan kasusnya, mungkin dari pihak pemerintah setempat lebih kepada sosialisasi program program perlindungan anak,"kata dia.

Camat Bintan Timur Rusli pernah dikonfirmasi Tribun soal itu. Menururtnya hal itu juga serba dilema, dalam kasus kasus kekerasan seksual dibawah umur yang terjadi di wilayahnya mereka sebagai pemerintahan setempat jarang mendapatkan laporan atau aduan langsung dari warga terkait itu. "Warga jarang melaporkan hal hal tersebut ke kami (pemerintahan), padahal kami ada bidang sosial yang menangani itu,"kata Rusli.

Tapi sebagai pemerintahan terkait, camat berharap kekerasan seksual terhadap anak dibawa umur dapat diteken seminimal mungkin. Sosialiasisasi terhadap itu akan terus digalakan. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help