Sindir Ponsel Tiga Tapi Pajak Motor Mati, Razia Ranmor di Kijang Heboh! Begini Jawaban Pengendara!

Sindir Ponsel Tiga Tapi Pajak Motor Mati, Razia Ranmor di Kijang Heboh! Jawaban Pengendara Masuk Akal!

Sindir Ponsel Tiga Tapi Pajak Motor Mati, Razia Ranmor di Kijang Heboh!  Begini Jawaban Pengendara!
tribunbatam/aminnudin
Suasana razia STNK kendaraan bermotor di Kijang, Bintan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Samsat Kepulauan Riau merazia sejumlah kendaraan roda dua dan empat di Simpang Jam Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (19/7/2017). Puluhan kendaraan yang terindikasi pajak mati terjaring penertiban.

Baca: Cewek Kamu Pendiam Ya? Mengejutkan Inilah 10 Ciri Seorang Hiperseks!

Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?

Baca: Mengejutkan! 100 Tahun Lalu Alexander Graham Bell Ramalkan Ini, Terbukti pada 2017!

Baca: Ehem! 5 Aktris Ini Usianya Tua Tapi Bikin Brondong Deg-degan, Nomor 5 Paling Berdesir!

Berbagai alasan diungkapkan para pengendara yang terjaring dalam penertiban pajak kendaraan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB. Dari yang mengaku lupa membawa Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) sampai nekat menyerahkan diri bergitu melihat sejumlah polisi berderet di pinggir jalan.

Seorang warga yang terjaring mengaku awalnya mengira operasi yang dilakukan di Simpang Jam adalah operasi zebra atau ketertiban berlalulintas. Dia nekat menyerahkan diri karena lupa membawa Surat Izin Mengemudi. Dia kaget begitu diminta STNK dan ditanya seputar pajak kedaraan bermotornya.

"Saya sudah salah, makanya saya datang kemari. Tapi ternyata saya ditanya soal pajak motor, jujur pajak motor saya belum dibayar bayar. Saya memang akan bayar tapi saya mohon tidak sekarang bayarnya, saya ini belum punya duit,"katanya kepada petugas penertiban.

Hampir rata rata alasan para pengendara menunggak pajak kendaraan bermotor karena belum punya uang. "Belum punya uang tapi hanphondenya ada tiga. Masa bisa beli tiga hp tapi tak bisa bayar pajak,"kata petugas.

Personil Lantas Briptu Fatih yang turut dalam operasi penertiban pajak kendaraan bermotor mengatakan, ada puluhan kendaraan bermotor yang terjaring dalam penertiban pajak kendaraan bermotor yang digelar Samsat dan Jasa Rahardja Kepri di Bintan Timur.

Rata rata mereka telat membayar pajak kendaraan hingga lebih dari setahun. "Makanya operasi penertiban penting untuk memberikan kesadaran tentang penting dan wajibnya membayar tepat waktu pajak motor,"ucapnya. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help