Pro Kontra Transportasi Online

Ketua Asosiasi Pengusaha Digital: Tolak Transportasi Online Sama Saja Mundur ke Zaman Batu

Kami sudah hearing atau dengar pendapat di DPRD tadi, terkesan tak ada solusi. Alasan yang dikemukan selalu soal badan hukum.

Ketua Asosiasi Pengusaha Digital: Tolak Transportasi Online Sama Saja Mundur ke Zaman Batu
Suasana hearing Komisi I DPRD Batam dengan Dinas Perhubungan dan perwakilan ojek online dan ojek pangkalan 

Laporan, Leo Halawa

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sejumlah pihak menyayanngkan sikap Pemko Batam yang belum mengambil langkah konkret mengatasi konflik antara tranportasi konvensional dengan yang berbasis aplikasi online.

Kepala Dinas Perhubungan Yusfa Hendri berdalih, perusahaan transportasi online tersebut belum memiliki izin.

Namun, apakah setelah mereka mengurus izin boleh beroperasi, juga tidak ada jaminan. Sebab, masalah utamanya adalah penolakan aplikasi oleh pelaku transportasi konvensional, bukan menyangkut izin.

Ketua Harian DPD Asosiasi Pengusaha Digital Entrepreneur Indonesia Kepri, Brian Sokhily Lase, B.Sc mengatakan, konflik di lapangan yang sering terjadi belakangan ini bukan masalah izin, tetapi karena pro dan kontra aplikasi online tersebut.

Brian menyayangkan pemerintah daerah tidak bijak menyikapi hal ini sehingga masalah ini sampai berlarut-larut.

Bagaimanapun, kata Brian, orang-orang yang bekerja dalam bisnis jasa angkutan ini sama-sama warga Batam dan sama-sama mempunyai hak untuk hidup.

"Kami tidak kapasitas saling menyalahkan dalam hal ini. Tapi sangat kami sayangkan sikap Pemko Batam terkesan lambat menangani persoalan ini. Sebenarnya masalahnya tidak rumit menyelesaikannya kalau Pemko memiliki visi soal teknologi,” kata pria lulusan Raffless Technology College (NTU) Singapura yang juga salah satu perancang aplikasi online di Batam.

Perkembangan teknologi digital, kata Brian, akan sangat sulit dicegah. Apalagi Batam yang sebenarnya harus menjadi motor dalam teknologi ini karena berbatasan dengan negara yang sudah menjadikan teknologi sebagai rutinitas sehari-hari.

"Bahkan konsep mantan Ketua BP Batam yang juga Presiden BJ Habibie sejak awal sudah menyiapkan Batam untuk bersaing dengan Singapura dan beberapa negara lain di Asia lain. Kok kita malah berpikir mundur,” katanya.

Halaman
123
Penulis: Leo Halawa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved