Pembuangan Sampah Ganet Hanya Sanggup 5 Tahun, Pemko Andalkan Pasukan Sortir Ini

Pembuangan Sampah Ganet Hanya Sanggup 5 Tahun, Pemko Andalkan Pasukan Sortir Ini

Pembuangan Sampah Ganet Hanya Sanggup 5 Tahun, Pemko Andalkan Pasukan Sortir Ini
WARTAKOTA
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Ganet Tanjungpinang diperkirakan hanya mampu menampung sampah selama lima tahun kedepan dengan sistem pengelolaan saat ini.

Untuk itu Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang membuat trobosan baru untuk menekan angka sampah yang masuk ke TPA.

Baca: Bikin Ngakak! Apartemennya Diberikan ke Mantan Istri, Aming Pusing Cari Tempat Tinggal!

Baca: Edan! Korban Pemerkosaan Dompak Ada 3 Orang. 2 Korban Melapor ke Polisi. Begini Modus Pelaku!

Baca: Cewek Kamu Pendiam Ya? Mengejutkan Inilah 10 Ciri Seorang Hiperseks!

Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?

Demikian disampaikan Amrialis Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang.

Menurutnya lahan TPA Ganet seluas 11 hektar. Sampai saat ini memang belum ada rencana membuka lahan baru untuk perluasan TPA. Untuk itu pihaknya melakukan upaya laun untuk menekan angka sampah. Sehingga sampah tidak semua masuk ke TPA. Namun bisa diolah di tingkat TPS.

"Memang lima tahun kedepan masih cukup untuk menampung. Tapi kita lakukan berbagai upaya agar sampah-sampah ini tak semuanya masuk dan ditimbun ke TPA. Tapi diolah dan dimanfaatkan," katanya, Jumat (21/7).

Untuk itu, dia membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat Pengelola Sampah. Kelompok tersebut akan dikoordinir oleh Satuan Kerja khusus. Mereka bertugas mengelola Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah.

"Jadi sejak dari TPS sampah sudah diolah, yang sudah benar-benar tidak terpakai baru diangkut ke TPA," katanya.

Menurutnya cara tersebut terbukti efektif dan mampu mengurangi 40 persen sampah ke TPA Ganet. Itu terlihat dari percontohan yang sudah berjalan yakni di TPS Tanjungunggat dan Senggarang.

"Jadi kita sudah membentuk kelompok pengelola sampah percontohan yang sudah aktif di TPS Tanjungunggat dengan Senggarang. Kerjasama Satker Kementrian PU. Misal selama ini 100 bisa 40 persen mengurani sampah. Jadi kedepan kita bentuk setiap kelurahan ada," katanya.

Selain itu, beberapa bank sampah di Kota Tanjungpinang juga sudah aktif. Hal tersebut juga mempu menekan timbunan sampah di TPA. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help