Hai Pejabat Bintan! Kendaraan Dinas Isi BBM Pakai Non Tunai, Ini Usulan Bupati. Setuju Nggak?

Hai Pejabat Bintan! Kendaraan Dinas Isi BBM Pakai Non Tunai, Ini Usulan Bupati. Setuju Nggak?

Hai Pejabat Bintan! Kendaraan Dinas Isi BBM Pakai Non Tunai, Ini Usulan Bupati. Setuju Nggak?
Aminnudin
Bupati Bintan Apri Sujadi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Pengisian bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan operasional kedinasan atau kendaraan berplat merah di lingkup pemda menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bintan.

Baca: Heboh! Perusahaan Berasnya Digerebek, Mantan Menteri Pertanian Ini Marah-marah. Siapa Dia?

Baca: Dishut Kepri Klaim Terjunkan 10 Tim Patroli, Warga Ngaku Lihat Pembalakan di Hutan Sei Pulai

Baca: Heboh! Surat Bos Indosat ke Menteri Soal Perang Tarif Internet Bocor, Ini Curhatnya!

Baca: Ehem! Fanny Ghasani Pamer Foto Bulan Madu Pakai Bikini, Posenya Bikin Berdenyut!

Pemkab menawarkan kepada jajarannya kedepannya pengelolaan BBM untuk operasional kedinasan cukup dengan transaksi non tunai saja. Selama ini sistem BBM mobil dinas menggunakar bayar langsung atau tunai di tempat.

Namun sebelum model non tunai diterapkan perlu sosialisasi menyeluruh ke jajaran Pemkab. Sejak Jumat atau dua hari lalu sosialisasi sudah dilakukan di Aula Bandar Seri Bentan. Bupati Bintan Apri Sujadi dan Wabup Bintan Dalmasri yang langsung menghadirinya. Turut pula Kepala BPK Perwakilan Kepri, Joko Agus Setyono.

Apri Sujadi mengatakan model pengelolaan bahan bakar plat merah via transaksi non tunai yang sudah disosialisasikan dapat menjadi perhatian jajaran pemkab Bintan terutama perangkat oganisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya model demikian bagus dan secara pelaporan keuangan lebih tertata dan efisien.

"Kita terus melakukan upaya agar pengelolaan berjalan dengan sebaik-baiknya. Komitment kita bersama setiap program termasik program ini tepat sasaran , tepat guna dan tepat fungsi,"ujar Apri.

Kepala BPK Kepri, Joko Agus Setyono menyampaikan sangat mengapresiasi langkah Pemkab Bintan tersebut. Menurutnya hal itu akan menciptakan sitem tata Kelola Keuangan pemerintahan yang baik . Perkembangan zaman yang cepat ikut mengubah banyak hal pun pengelolaan keuangan. Ditambahkannya juga bahwa tata kelola keuangan pemerintahan terus bergerak secara terbuka agar masyarakat mengetahui penggunaan anggaran dengan sebaik-baiknya.

"Tata kelola keuangan pemerintah terus mengalami perubahan secara signifikan, apalagi di era sekarang sudah berjalan secara terbuka seperti contohnya tata kelola keuangan secara online. Untuk itu harus ada komitment bersama untuk terus bergerak maju," ujar Joko. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved