Begini Kronologi Tenggelamnya Kapal Bawa Turis Dekat Pulau Komodo. Kapal Melaju di Arus Kuat

Saat itu kapal melaju dengan posisi kecepatan kurang lebih empat knot, dan kapal melaju melalui jalur arus deras

Begini Kronologi Tenggelamnya Kapal Bawa Turis Dekat Pulau Komodo. Kapal Melaju di Arus Kuat
Dokumen AKBP Supiyanto
Kapal yang mengangkut empat orang wisatawan asing, tenggelam di seputaran Taka Makasar (dekat Pulau Mawan) Kawasan Balai Tamanp Nasional Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mangarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/7/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO - Kapal pengangkut empat wisatawan asing, tenggelam di seputaran Taka Makasar (dekat Pulau Mawan) Kawasan Balai Tamanp Nasional Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mangarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/7/2017).

Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat AKBP Supiyanto mengatakan, kapal yang tanpa nama dengan bobot 3 GT itu tenggelam di titik koordinat 08'32.979 S , 119'35.821 E.

Kapal itu milik William, yang juga merupakan pemilik hotel Seraya.

Kejadian itu lanjut Supiyanto, bermula ketika kapal yang dinahkodai Jufri (27) dengan seorang anak buah kapal Rian (28) mengangkut empat orang wisatawan asing yakni Marsita (Malaysia), Hary (Inggris), Jordan (Amerika Serikat) dan Stela (Inggris), berangkat dari Pulau Seraya Kecil, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat tujuan wisata (trip) ke Pulau Padar sekitar pukul 5.00 Wita.

Baca: Petugas JNE Dicegat Empat Orang yang Mengaku Aparat. Kasat Reskrim Bilang Begini

Baca: Pelaku Pembuat Uang Palsu di Surabaya Ini Ternyata Pemandu Karaoke

Baca: Lorong Ini Dulu Kumuh, Tapi Kini Ramai Dikunjungi Untuk Tempat Selfie. Ini yang Dibuat Warga

Pada pukul 06.30 Wita, kapal tiba di seputaran Taka Makasar dengan koordinat 08'32.979 S 119'35.821 E.

Saat itu kapal melaju dengan posisi kecepatan kurang lebih empat knot, dan kapal melaju melalui jalur arus deras, sehingga kemudi kapal tidak dapat dikendalikan.

"Kemudian kapal terbawa arus hingga ke kedalaman air satu meter (dengan jarak kurang lebih 10 meter dari daratan pulau Mawan), sehingga mengakibatkan lambung kapal menabrak karang. Akibatnya kapal mengalami kebocoran dan air laut masuk ke dalam lambung kapal," sebut Supiyanto.

Melihat air masuk ke kapal lanjut Supiyanto, kemudian kru kapal mengevakuasi empat orang tamu beserta barang-barang menggunakan sampan kecil milik kapal tersebut ke daratan Pulau Mawan.

Setelah para tamu dievakuasi, kapal kembali dihantam arus dan dibawa ke laut dalam, namun kapal tidak tenggelam hanya masuk air

laut. Pada pukul 08.10 Wita, datanglah kapal wisata lain dan satu buah speed boat  yang saat itu berada dekat lokasi kejadian untuk membantu mengevakuasi para tamu dan barang bawaan.

Sekitar pukul 10.55 Wita kapal Speed Boad milik Basarnas Labuan Bajo yang dibantu oleh Kapolpos KP3 Laut Ipda Wahab tiba di lokasi untuk membantu mengevakuasi para korban dan Kapal yang karam.

"Pukul 11.52 Wita, seluruh kri kapal dan penumpang kapal yang karam, telah dievakuasi dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Pelni Labuan Bajo," ujar dia.(*)

Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help