BATAM TERKINI

NGERI. 12 Remaja Tonjok dan Palak Dua Pelajar SMP di Sagulung Sepulang Sekolah

Rimse yang tinggal di Sagulung Sentosa, mengaku, setiap hari anaknya berangkat dan pulang sekolah jalan kaki, karena jaraknya tak terlalu jauh.

NGERI. 12 Remaja Tonjok dan Palak Dua Pelajar SMP di Sagulung Sepulang Sekolah
DM
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Belakangan, aksi pemalakan terhadap siswa sekolah mulai marak di Sagulung. KF (15) dan VL (15), dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 21 menjadi korban pemalakan di lapangan kosong depan Ruko BRB, Sagulung, Sabtu (22/7/2017).

Rimse Saragi, orangtua VL, kepada Tribun mengatakan, anaknya bersama temannya sedang berjalan kaki sepulang sekolah. Namun, setelah sampai di lapangan depan Ruko BRB, sekelompok remaja yang jumlahnya 12 orang mencegat dan meminta uang terhadap anaknya.

Rimse yang tinggal di Sagulung Sentosa, kelurahan sei Lekop itu mengatakan, setiap hari anaknya berangkat dan pulang sekolah jalan kaki, karena jarak rumahnya dan sekolah tidak terlalu jauh.

Baca: Hindari Bentrok Lanjutan, Polisi Larang PT Kartika Jemaja Jaya Beroperasi

Baca: Butuh Pekerjaan? Jangan Lewatkan Lowongan Kerja Berikut Ini

Baca: OJK Terbitkan Reksadana Target Waktu. Simak Kelebihannya

"Itulah hari Sabtu lalu, anak saya bersama temannya dimintain uang oleh anak-anak remaja di lapangan kosong yang ada di depan ruko BRB,"katanya.

Yang paling disesalkan Rimse, anaknya sempat ditonjok oleh sekelompok remaja tersebut, karena tidak mau memberikan uang.

"Awalnya katanya anak saya tidak mau ngasih, tetapi mereka maksa. Mereka juga merogoh kantong anak saya, jajan anak saya diambil dari kantongnya,"kata Rimse.

Rimse menceritakan selama ini anaknya anaknya sering melihat anak-anak remaja nongkrong di lapangan kosong yang ada di depan ruko BRB.

"Kalau tidak di lapangan kosong itu, anak-anak remaja itu sering nongkrong di atas jembatan Nato," kata Rimse mengulang cerita anaknya.

Namun meski demikian kata Rimse, baru kali ini anaknya yang menjadi korban pemalakan oleh sekelompok remaja di simpang Nato."Kita berharap kejadian yang sama tidak terulang lagi," kata Rimse. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Selasa, 25 Juli 2017

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help