TribunBatam/

Penerimaan Siswa Baru

Sedihnya. Karena Lokal Kurang, Siswa Harus Belajar di Labor dan Aula

kurangnya ruang kelas dan tingginya desakan para orangtua, pihak sekolah terpaksa menyulap ruangan laboratorium dan ruang lainya yang layak digunakan

Sedihnya. Karena Lokal Kurang, Siswa Harus Belajar di Labor dan Aula
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Siswa SMPN 56 menumpang di SD 010 Sekupang. 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Alfandi Simamora

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP sudah selesai. Para siswa pun sudah mulai menempati sekolah baru sejak 17 Juli lalu.

Namun, kondisi di sebagian sekolah, para siswa yang diterima di sekolah, terutama SMP Negeri di Batam, harus menerima kenyataan yang memprihatinkan.

Karena kurangnya ruang kelas dan tingginya desakan para orangtua, pihak sekolah terpaksa menyulap ruangan laboratorium dan ruang lainya yang layak digunakan untuk rombel siswa baru di Kota Batam.

Contohnya di SMP Negeri 36 yang terletak di Sagulung.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Batam, Hernowo mengakui, ada beberapa sekolah yang terpaksa harus menjadikan laboratorium dan aula sebagai kelas.

Kondisi ini, mau tidak mau, harus diterima oleh para siswa karena desakan orangtua, terutama di zonasi yang dekat dengan sekolah.

"Ini pilihan yang harus dilakukan sekolah dan Dinas Pendidikan karena desakan masyarakat di sekitar sekolah. Ada sekolah yang menggunakan ruangan laboratorium dan aula," ujarnya.

Untuk penambahan ruang kelas baru, kata Hernowo, harus menunggu APBD 2018.

Sebenarnya bukan hanya kelas, meja dan kursi saja yang kurang. Jumlah tenaga guru juga kurang.

Seperti SMPN 36, minimal harus ada tambahan enam guru lagi karena ada penambahan rombel dari empat lokal menjadi tujuh lokal.

"Itulah yang saat ini masih akan dicari solusinya oleh Disdik," ujar Hernowo.

Berita lengkap baca Edisi Cetak Tribun Batam, Selasa, 25 Juli 2017

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help