BATAM TERKINI

Dari 45 Persil Pengalihan Aset, Baru Lima Aset yang Diproses

Dari 45 persil (bangunan dan tanah) aset yang diajukan ke BP Batam, saat ini yang diproses BP Batam baru lima aset.

Dari 45 Persil Pengalihan Aset, Baru Lima Aset yang Diproses
Tribun Batam/Argianto
Masjid Raya Batam merupakan satu dari lima aset yang sudah diproses pengalihannya oleh BP Btaam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - BP Batam dan Pemerintah Kota Batam seakan saling berbalas pantun soal kelanjutan hibah aset di Kementerian Keuangan.

Setelah BP Batam menggelar konferensi pers terkait aset, Jumat (21/7/2017) lalu, menyusul Pemko Batam yang memberikan penjelasan serupa, Senin (24/7/2017).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Batam Abdul Malik mengatakan, pihaknya tetap mengupayakan proses hibah terhadap aset barang milik negara (BMN) tersebut.

Dari 45 persil (bangunan dan tanah) aset yang diajukan ke BP Batam, saat ini yang diproses BP Batam baru lima aset.

Yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur, Masjid Raya di Batam Center, Masjid Baiturrahman di Sekupang, Pasar Induk di Jodoh dan tanah dan perkantoran Gedung Pemerintah Kota Batam, sekaligus Alun-alun Engku Putri di Batam Center. Sementara yang lainnya belum.

"Kami harapkan prosesnya tak lama. Permasalahan yang dirasakan, sampai sekarang belum dapat kami realisasikan," kata Malik di Gedung Wali Kota Batam, Senin (24/7/2017).

Baca: Bayar Uang Muka Lima Persen Bisa Langsung KPR

Baca: Sebulan, Polda Kepri Dua Kali Gerebek Penjudi di Batuaji

Baca: Tetap Jadi Pendukung Pemerintah, PAN Tolak Saran Amien Rais Tarik Menteri dari Kabinet

Dikatakan, ke lima aset yang telah disetujui untuk dihibahkan itu sudah diukur ulang luas lahannya. Dari situ ada data terkait luas lahan yang belum disepakati antara BP Batam dan Pemko Batam. Seperti soal luas lahan Pasar Induk. Sebagian di antaranya sudah dialokasikan BP Batam ke pihak ke tiga.

"Dari 2,4 hektare yang kami ajukan, yang disetujui 1,5 hektare. Rapat terakhir tambah lagi 5.000, jadinya 2,1 hektare. Lainnya sudah dialokasikan ke pihak ke tiga," ujar dia.

Termasuk juga soal lahan TPA Punggur. Dari luasan 26 hektare lahan yang semula akan diserahkan ke Pemko Batam, Malik menilai BP Batam tampaknya sudah setuju untuk menyerahkan luasan TPA 46,8 hektare.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam MoU yang ditandatangani antara pejabat lama Kepala BP Batam, Mustafa Widjaja dan Wali Kota Batam terdahulu, Ahmad Dahlan. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help