Ini Ancaman Pemprov DKI Bagi Pendatang Bandel yang Enggan Melapor

Pemprov DKI minta RT/RW bisa membantu mendata pendatang yang tinggal di daerah mereka, jika ada warga bandel tetap tidak melapor maka akan kena sanksi

Ini Ancaman Pemprov DKI Bagi Pendatang Bandel yang Enggan Melapor
WARTAKOTA
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Edison Sianturi memberikan sosialisasi kepada warga tentang operasi bidug yang digelar di Rumah Susun Petamburan. Rabu (26/7). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Operasi Bina Penduduk (Bidug) di sejumlah wilayah di Rusun Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (26/7/2017)

Saat petugas mengetuk pintu rumah yang dihuni oleh para pendatang beberapa penghuni rusun tidak berada di rumah.

Pintu rumah dalam keadaan terkunci dan tak seorang pun keluar dari rumah tersebut.

Namun ada beberapa di antaranya berada di rumah dan langsung dilakukan pendataan serta dibuatkan Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS).

Menanggapi banyaknya warga pendatang yang tidak ada di lokasi saat operasi Bidug, menurut Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Edison Sianturi operasi Bidug tetap akan dilakukan walau hari ini berakhir.

Baca: Pilih yang Minim Risiko, Jokowi Minta Dana Haji Diinvestasikan ke Sektor Ini

Baca: NGERI! Perusahaan Hanya Butuh Ratusan Orang, Pelamar yang Antre di Muka Kuning Mencapai Ribuan

Baca: TRAGIS, Wanita Muda Ini Meninggal dengan Tubuh Penuh Luka Lebam dan Bekas Cakaran

"Jadi sosialisasi tidak pernah berhenti sosialisasi. Dan untuk itu kita libatkan RT RW, nantinya mereka akan mensosilisasikan kembali door to door. Sebelum masuk pun mereka sudah di sampaikan oleh RT RW," kata Edison Sianturi di Petamburan, Rabu (26/7/2017).

Ia pun berharap peran RT/RW bisa membantu dalam pendataan para pendatang yang tinggal di daerah mereka, jika ada warga bandel tetap tidak melaporkan diri mereka pun bisa terkena sanksi.

"Mereka akan kami jemput yang bersangkutan dan kita bawa ke panti sosial yang penting RT RW melapor, kan kita tidak tau," katanya.

Ia pun berharap warga pendatang dapat membuat SKDS karena fungsinya sangat penting bagi para pendatang yang tinggal di Jakarta.

"Kita inap kan saja mereka ke Panti Sosial biar mereka dapat makan minum gratis, jika yang bersangkutan bandel tidak membuat SKDS. Karena SKDS sangat penting," katanya. (*)


*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Wartakota dengan judul: Pendatang yang Bandel Langgar Administrasi Kependudukan Dibawa ke Panti Sosial

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved