Bagaimana Menggenjot Wisatawan? Kata Ketua PHRI Kepri yang Baru, Otak-otak Gratis pun Bisa

Kita harus membuat produk-produk baru seperti destinasi, kuliner dan lain sebagainya, untuk lebih meningkatkan lagi kunjungan wisatawan ke sini

Bagaimana Menggenjot Wisatawan? Kata Ketua PHRI Kepri yang Baru, Otak-otak Gratis pun Bisa
Tupa Simanjuntak, Ketua BPD PHRI Kepri 

Laporan; Efendi Wardoyo

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM -  Ketua Umum BPD PHRI Kepri yang baru dilantik, Tupa Simanjuntak, optimistis taeget kunjungan 2,2 juta wisatawan di Kepri akan terpenuhi.

Hal itu diungkapkan Tupa kepada Tribun usai acara Musyawarah Daerah II & Pelantikan Pengurus BPD PHRI Kepulauan Riau Periode 2017-2022, di Nagoya Mansion Hotel and Residence, kamis (27/7/2017).

Tupa mengatakan, target 2,2 juta wisatawan itu akan terpenuhi jika pemerintah daerah mau bekerja sama untuk membuat produk-produk baru.

"Kita harus membuat produk-produk baru seperti destinasi, kuliner dan lain sebagainya, untuk lebih meningkatkan lagi kunjungan wisatawan ke sini," ujar Tupa

Tupa mengatakan, para anggota PHRI akan menyusun konsep-konsep event dan keramaian yang bisa mengundang dan memikat pihak-pihak luar, seperti warga Singapura dan Malaysia untuk berkunjung ke Kepri.

"Misalnya, ibu-ibu RT/RW seluruh Kepri kita kerahkan membuat otak-otak secara massal sehingga semua bisa makan gratis di sini. Saya yakin, Pak Gubernur akan dukung itu," katanya.

Kemudian, lanjut Tupa, wisatawan yang datang ke suatu daerah tak bisa hanya diukur dengan target menginap di hotel saja.

Baca: Lima Tahun Vakum, Pengusaha Hotel dan Restoran Kepri Pilih pengurus Baru. Ini Targetnya

Baca: Buralimar: Hunian Hotel Menurun, Tapi Tak Boleh Cengeng. Banyak yang Akan Kita Kerjakan

Yang paling penting, kata dia, bagaimana kita membuat orang bisa mempunyai kesan dan mendapatkan pengalaman baru setiap datang ke suatu daerah itu.

"Jadi bukan akomodasi untuk numpang tidur saja. Contoh, pas dia pulang ke negaranya, kalau ditanya apa pengalaman selama berkunjung ke Batam, "Oohh saya di Batam makan otak-otak gratis, bisa ikut kenduri seni melayu dan macam-macam. Tapi yang paling penting, tentu kita kerjakan bersama-sama, seluruh stake holder kita rangkul, karena pelaku wisata kan tak hanya PHRI saja," katanya.

Saat ini jumlah hotel di Kepri sudah cukup memadai untuk berbagai event skala besar. Ada sekitar 70 Hotel berbintang dan 120 hotel nonbintang.

Kalau berbagai produk wisata bisa digelar, dia yakin kunjungan wisatawan akan mencapai angka 2,5 sampai 3 juta orang.

"Pokoknya, bagaimana caranya agar wisatawan ke daerah kita ini kesannya tidak numpang tidur saja. Banyak hal yang bisa kita hidupkan, termasuk kerajinan rakyat. Hanya saja, selama ini belum kita berdayakan," katanya.

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved