Polisi akan Memanggil Pihak Kampus Politeknik Batam Terkait Kematian Moses

pihaknya juga akan meminta rekam medis dari pihak dokter yang memeriksa korban sebelum diperbolehkan mengikuti pelatihan tersebut.

Polisi akan Memanggil Pihak Kampus Politeknik  Batam Terkait Kematian Moses
Suasana di rumah duka, saat upacara adat sebelum pemakaman Moses Brian Reanaldy (18) 

"Setelah semuanya kita dapat, baru kita akan periksa panitia dalam pelatihan tersebut. Karena kan panitianya banyak. Kita akan periksa satu persatu," sambungnya.

Direktur Politeknik Negeri Batam, Priyono Eko Sanyoto, saat jumpa pers, Kamis (27/7/2017) sudah mengetahui pihak keluarga mendiang melapor ke Polresta Barelang.

Soal itu, Eko tak mau berkomentar banyak. Terkait hal itu, Eko meminta ditanyakan langsung ke Polres.

Dia hanya meyakinkan, kalau komunikasi antara pihak kampus dan orangtua Moses masih baik.

Malah orangtua mendiang sebenarnya juga ingin hadir pada konfrensi pers sore itu memberikan penjelasan. Namun karena satu dan lain hal, tak jadi.

"Tapi belum selesai buat laporannya. Makanya tidak bisa hadir," kata Eko.

Dikatakan, orangtua Moses juga tak menginginkan dilakukan outopsi terhadap jasad Moses. Kendatipun ada dari pihak keluarga yang tetap menginginkannya.

"Dokter hanya melakukan visum. Kesimpulannya tak terdapat benturan dengan benda tumpul. Tak ada tanda-tanda penyiksaan di tubuh mendiang," kata Komandan Batalyon Infanteri 10 Marinir/ SBY, Letnan Kolonel Carles Lumban Gaol. 

Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved