Selama Pelatihan Saya Rindu Ingin Ketemu Moses Brian, Tapi Nggak Boleh Nengok

Brian sejak awal sudah berpesan tidak boleh membawa alat komunikasi dan tidak boleh ada keluarga yang mengunjungi selama pelatihan.

Selama Pelatihan Saya Rindu Ingin Ketemu Moses Brian, Tapi Nggak Boleh Nengok
Suasana di rumah duka, saat upacara adat sebelum pemakaman Moses Brian Reanaldy (18) 

Laporan Tribun Batam Eko Setiawan

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kedua orangtua Moses Brian Renaldy (18) sangat terpukul.

Pasalnya, anak sulung kebanggaanya meninggal saat melakukan kegiatan kampus untuk meraih masa depan.

Suhunan Dolok Saribu mengatakan, Moses itu selama ini dikenal sebagai anak yang penurut dan tidak neko-neko.

Keputusan untuk mengambil jurusan Perawatan mesin pesawat di Politeknik Batam memang didukung penuh oleh orangtua.

Namun siapa yang menyangka, setelah masuk kesana, ia tidak bisa lagi bertemu dengan anak kesayanganya tersebut.

Suhunan mengatakan, sebelum mengikuti pelatihan bela negara dan kepmimpinan di Politeknik Batam, anaknya dinyatakan lolos dalam tes kesehatan.

Namun entah apa yang terjadi, saat pelatihan ini ia jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia.

"Jadwal pelatihan itu dua minggu. Namun ia baru menjalani pelatihan selama 10 hari," sebutnya.

Menurut Suhunan, saat anaknya jatuh sakit, ia ditelepon oleh panitia.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved