Liga Indonesia

757 Kepri Jaya Lagi-lagi Harus Menelan Pil Pahit, Ditaklukkan PSPS Pekanbaru

Lagi-lagi, 757 Kepri Jaya harus menelan pil pahit, dikalahkan tim tamu PSPS Pekanbaru dengan skor 1:2 di babak penyisihan grup 1 Liga 2 Indonesia

757 Kepri Jaya Lagi-lagi Harus Menelan Pil Pahit, Ditaklukkan PSPS Pekanbaru
Suasana pertandingan 757 Kepri Jaya FC melawan PSPS Pekanbaru dalam babak penyisihan Grup 1 Liga 2 Indonesia, Sabtu (29/7/2017) di Batam. 

Laporan; Efendi Wardoyo

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Lagi-lagi, 757 Kepri Jaya harus menelan pil pahit, dikalahkan tim tamu PSPS Pekanbaru dengan skor 1:2 di babak penyisihan Grup 1 Liga 2 Indonesia, di Stadion Gelora Citra Mas, Kabil, Batam. Sabtu (29/7/2017) sore.

Disaksikan Ketua Umum 757 Kepri Jaya yang juga Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun serta ratusan suporter, Serdadu Melayu 757 Kepri Jaya harus puas dengan hasil yang belum memuaskan ini.

Di babak pertama dua tim bermain sama-sama menekan dan jual beli serangan.

Stadion sempat bergemurh saat 757 Kepri Jaya unggul lebih dulu lewat sundulan Aditya P Dewa, di menit ke-27, memanfaatkan umpan silang dari sang kapten Gerald Pangkaly.

Namun sayang, keunggulan itu hanya beberapa menit, lawan berhasil menyamakan kedudukan merlalui lewat tendangan keras Ichsan Septian di menit '35 ke sudut kiri gawang.

Hingga turun minum, skor tidak berubah, 1-1.

Memasuki babak kedua pertandingan, ke dua tim masih bermain sama-sama menekan.

Berbagai pola serangan dilancarkan oleh kedua tim, namun belum bisa menambah keunggulan.

Memasuki menit ke-65, PSPS memecah kebuntuan lewat kaki Zulkarnain setelah berhasil memenangkan duel bola pendek dengan pemain bertahan 757, Firman Septian di kotak pinalti.

Lewat skill yang cantik, sontekan Zulkarnain berhasil mengecoh penjaga gawang tim tuan rumah,

Tim tuan rumah mencoba bangkit dan supporter terus memacu para Serdadu Melayu untuk bisa membalas ketertinggalan.

Namun, berbagai serangan 757 selalu gagal membuahkan gol.

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved