Liga 2 Indonesia

757 Kepri Jaya Terkunci di Posisi 5 Klasemen. Lagi-lagi, Pelatih Jaino Matos Tak Muncul. Kenapa?

Dari delapan kali pertandingan, PSPS Pekanbaru mengumpulkan poin 15, selisih 3 poin dari saingan terdekatnya, persiraja Banda Aceh.

757 Kepri Jaya Terkunci di Posisi 5 Klasemen. Lagi-lagi, Pelatih Jaino Matos Tak Muncul. Kenapa?
Ekspresi kekecewaan pelatih 757 Kepri Jaya FC Jaono Matos setelah tim asuhannya kalah menjamu PSPS Pekanbaru 

Laporan; Efendi Wardoyo

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Keberhasilan PSPS Pekanbaru meraih poin penuh dalam laga tandang menghadapi 757 Kepri Jaya FC, mempertahankan asa tim Laskar Bertuah itu di posisi runner up Grup 1 Liga 2 Indonesia.

Dari sembilan kali pertandingan, PSPS Pekanbaru mengumpulkan poin 18, selisih 2 poin dari saingan terdekatnya, persiraja Banda Aceh.

Sementara, puncak klasemen masih dipegang oleh PSMS Medan dengan 20 poin, namun baru bermain delapan kali.

Bagaimana dengan 757 kepri Jaya FC?

Hasil ini tentu saja membuat langkah tim asuhan Jaino Matos semakin berat.

Terpaku di urutan kelima dengan 10 poin. Meskipun sama dengan PS Timah Babel, namun kalah dalam selisih gol.

Posisi itu pun masih rentan karena PSBL Langsa yang mengumpulkan 9 poin, baru tujuh kali bertanding.

Baca: 757 Kepri Jaya Lagi-lagi Harus Menelan Pil Pahit, Ditaklukkan PSPS Pekanbaru

Pelatih PSPS Pekanbaru Philep Hanzen mengaku senang dengan hasil maksimal timnya.

Halaman
123
Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved