BATAM TERKINI

Kunjungan Wisatawan ke Mal Turun Drastis, Diduga Akibat Sejumlah Isu Ini

Sejumlah isu nasional tampaknya mendapat atensi dari Wisman yang hendak datang ke Batam. Kebanyakan mengurungkan niat untuk datang.

Kunjungan Wisatawan ke Mal Turun Drastis, Diduga Akibat Sejumlah Isu Ini
tribunbatam/thom limahekin
Sejumlah turis wanita berfoto bersama dengan Buralimar, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Minggu (18/12/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM – Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Buralimar mengungkapkan, banyak sektor usaha retail mengeluh karena mengalami penurunan omset.

Hal tersebut diungkapkannya saat kunjungan ke salah satu usaha retail terbesar di Batam yang turun dari 4.000 kunjungan per hari menjadi hanya 2.500 kunjungan perhari.

“Turunnya sangat drastis,” ujar Buralimar.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan bisnis retail menurun. Salah satunya adalah kunjungan Wisman menurun beberapa waktu silam.

Namun dia juga bersyukur karena beberapa bulan terakhir kunjungan Wisatawan ke Batam mulai membaik, walaupun masih di bawah tahun sebelumnya.

Seperti diketahui, Batam masih mengandalkan wisata MICE sebagai unggulannya. Dengan wisata belanja sebagai salah satu primadonanya. Pusat-pusat perbelanjaan menjadi salah satu destinasi favorite bagi para Wisman untuk berbelanja.

Buralimar menuturkan, sejumlah isu nasional tampaknya mendapat atensi dari Wisman yang hendak datang ke Batam. Kebanyakan mengurungkan niat untuk datang. Akhirnya sejumlah sektor pendukung pariwisata, temasuk retail kena imbasnya.

Baca: Pikat Wisman, Kementerian Pariwisata Siapkan 70 Ribu Tiket Murah ke Singapura dan Johor

Baca: Permudah Pembayaran UWTO dan Penerbitan Sertifikat, BP Batam Buka Kantor Pembantu di Sagulung

Baca: Resmi diluncurkan, Wakapolres Barelang Langsung Beli Honda All New CR-V Turbo

Kejadian di Batam beberapa waktu belakangan juga menjadi salah salah satu faktor pemicu. Sebut saja seperti sweeping terhadap tranasportasi online yang sempat membuat ricuh belakangan ini. Kondisi ini membuat Wisman enggan datang ke mal, sehingga secara langsung mempengaruhi Retail di pusat perbelanjaan.

“Saya sesalkan kejadian-kejadian seperti ini, kejadian di Nagoya kemarin. Padahal saya ingat betul kejadiannya tanggal 12 Juni, kok baru viral sekarang. Itu pengaruhnya cukup besar,” jelasnya.

Selain itu, Wakil Ketua Kadin Batam bidang Pariwisata Ngui Teliyana juga mengungkapkan, yang diandalkan Batam saat ini adalah wisata belanjanya. Mayoritas barang belanjaan Wisman asal Singapura di Batam adalah kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini terjadi karena harga barang di Batam lebih murah dari Singapura.

Dari data yang dipaparkannya, 2/3 kunjungan wisman yang datang menggunakan jasa perjalanan dari Singapura ke Batam tidak menetap. Mereka pulang dalam waktu yang sama. Mayoritas pasti menghabiskan waktu untuk belanja di Batam.

“Mereka ke Batam belanja keripik, atau minyak goreng. Karena lebih murah belanja di Batam dibanding Singapura,” katanya. (*)

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved