TribunBatam/

Citizen Journalism

Catatan Reuni Karyawan PT Thomson Batam, Kenangan yang Membangkitkan Harapan

Lebih dari seratus staf hadir untuk merangkai kembali kenangan-kenangan mereka bersama di perusahaan tersebut yang berlangsung di Top Roof Hotel Biz

Catatan Reuni Karyawan PT Thomson Batam, Kenangan yang Membangkitkan Harapan
ist
Reuni Karyawan (Staf) PT Thomson Batam di Top Roof Hotel Biz di bilangan Nagoya City Walk Batam pada Sabtu, 29 Juli 2017 

"Selain harapan, yang membuat manusia bertahan hidup adalah kenangan", demikian yang sering dikatakan orang.

Hal itu jugalah yang mendorong Ira Mashura, Tri Haryati, dan Hermin Susanti, serta beberapa rekan lainnya menggagas reuni para Karyawan (Staf) PT Thomson Batam karena sebagian kenangan terindah dalam hidup mereka ada di PT Thomson Batam.

Lebih dari seratus staf hadir untuk merangkai kembali kenangan-kenangan mereka bersama di perusahaan tersebut yang berlangsung di Top Roof Hotel Biz di bilangan Nagoya City Walk Batam pada Sabtu, 29 Juli 2017 pukul 17.00 s/d 21.00 WIB. PT Thomson, sebuah perusahaan BUMN milik Perancis tersebut telah memulai operasinya di Mukakuning Batam sejak 1991, namun pada akhirnya harus mengalihkan operasinya di bawah group Neptune pada tahun 2012, setelah sebelumnya sempat beredar khabar akan dialihkan kepada group Daewoo asal Korea.

Dapat dibayangkan apa yang bergejolak dalam pikiran dan hati 3.000-an karyawannya saat itu. Mereka terpencar, tercerai berai ke mana-mana agar tetap survive.

Betapa tidak. PT Thomson Batam adalah salah satu perusahaan besar dan terkenal di Kawasan Industri Batamindo (KIB). Banyak prestasi di dalam maupun di luar perusahaan yang membuatnya menjadi terkenal. Perusahaan itu bergerak dalam pembuatan televisi (TV) berbagai merek seperti Thomson, Saba, Telefunken, dan masih banyak lagi, juga membuat VCR yang menempati gedung Blok 213 di KIB.

Sedangkan produksi khusus remote control dalam berbagai merek dan model menempati gedung Blok 2 di KIB. Beberapa prestasi di luar perusahaan di jumpai dalam bidang aktivitas sosial seperti olahraga dan seni.

Di bidang olahraga, PT Thomson Batam adalah perusahaan yang disegani di KIB, sekurang-kurangnya dalam setiap Annual Games yang diselenggarakan oleh dan di lingkungan KIB, karena beberapa kali menjuarai berbagai cabang olehraga yang dilombakan seperti sepakbola, volley, basket, bulutangkis, dan tennis meja.

Johan Abbas, seorang WNA yang saat itu menjadi Superintendent Store yang khusus datang dari Singapura untuk acara reuni ini, berujar bahwa ia sangat bahagia. "saya dalam reuni ini merasa sangat bahagia karena saya kembali menjumpai teman-teman yang merupakan tenaga-tenaga produktif pada masanya. Namun setelah itu ada big problem yang membuat semuanya harus pisah. Tetapi dengan reuni ini saya melihat semua bisa survive".

Satu kebanggaan lagi dalam reuni ini karena PT Thomson boleh dikatakan dapat menelorkan seorang pemimpin kota ini yakni Ria Saptarika, Wakil Walikota Batam 2007 - 2011, juga sebagai Anggota DPD Provinsi Kepulauan Riau 2012 - 2015 yang juga menhadiri reuni ini. Ria adalah seorang Engineer yang bergabung di PT Thomson Batam pada Pebruari 1997 s/d 2002, yang mana pada saat itu dia menjalani tes di Singapura dan ditempatkan di Batam untuk menangani proyek Indovision.

Ria berujar bahwa meskipun kita sudah saling terpisah namun persaudaraan tetap terjaga. Kita satu NKRI. Oleh karena itu Ria mengaku bahwa dialah yang berinisiatif membentuk Group WA Thomson untuk menjaga tali persaudaraan, silaturahmi, bukan sekedar kita satu perusahaan dulunya tetapi lebih dari itu kita "Satu NKRI", ujar Ria.

Ria pun bahagia hadir dalam reuni ini, dan dia berharap tidak berhenti di sini melainkan teman-teman bersama dapat membuat satu wadah, yayasan misalnya, perlu ada action selanjutnya.

Managing Director, Mr Didier Pernet, asal Perancis yang sangat dekat dengan Karyawan, hadir juga dalam acara reuni ini. Pernet mengatakan bahwa dia sangat bahagia menghadiri acara ini, karena mengingatkannya akan kedekatan satu sama lain, rasa kekeluargaan, semangat bersama, dan persaudaraan selama di PT Thomson Batam. Beberapa kali Pernet menekankan "this event remaining me our touch, team spirit, family, and brotherhood. I am never forget this event", ujar Pernet dengan gaya khasnya yang kebapakan tetapi tetap flamboyant.

Hal yang sama disampaikan oleh Syahrul, driver MD selama di Thomson ketika ditanya kesannya. Menurut dia Thomson selalu di hati karena kedekatan antara Karyawan dengan Management sangat terjaga, dan menurut dia hal itulah yang membuat Thomson the best.

Ira Mashura, sang penggagas reuni berkata bahwa untuk merangkai kenangan-kenangan, dia dan panitia coba menyiapkan beberapa mata acara untuk melabuhkan kerinduan bersama dalam sebuah panggung sederhana. Ada nyanyian, ada quiz tentang berbagai produk Thomson, ada tarian, lip sing, dan tentu ada tarian kolosal yang melibatkan semua, demikian Ira yang di Thomson sebagai ISO Administrator.

Demikianlah, melalui reuni ini semuanya menimba dari kenangan bersama, semangat saling mendukung, menjaga persaudaraan dan kekeluargaan, menjaga spirit bersama, dan kepeduliaan satu sama lain, bahkan ada teladan untuk bertahan. Semua percaya bahwa mereka masih punya harapan.(*)

Editor: Rio H. Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help