TERUNGKAP. Kebanyakan Kriminal WN China dan Taiwan yang Dibekuk, Tak Pegang Paspor

Pelaku masuk ke Indonesia dengan berbagai alasan. Ada yang menggunakan visa kunjungan, ada yang mengaku ingin berlibur.

TERUNGKAP. Kebanyakan Kriminal WN China dan Taiwan yang Dibekuk, Tak Pegang Paspor
TRIBUNNEWS.COM
92 Warga Negara Asing asal China yang ditangkap di Surabaya, Jawa Timur, terkait kasus kejahatan siber internasional tiba di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (30/7/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, sebagian besar warga negara China dan Taiwan yang memeras warga negaranya sendiri tidak memiliki paspor.

Jumlah pelaku yang ditangkap di Bali, Jakarta, dan Surabaya sebanyak 153 orang yang terdiri dari 125 WN China, 23 WN Taiwan, dan lima WNI.

"Dari pemeriksaan, 20 persen dari mereka punya paspor," ujar Rikwanto di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (31/7/2017).

  1. Rikwanto mengatakan, pelaku masuk ke Indonesia dengan berbagai alasan. Ada yang menggunakan visa kunjungan, ada yang mengaku ingin berlibur, hingga menggunakan visa kerja.

Berdasarkan pengakuan pelaku, paspor mereka ditahan oleh pihak sponsor.

"Kita telusuri apakah mereka masuk lewat broker dan paspornya dipegang atau masuk secara ilegal," kata Rikwanto.

Hingga saat ini, belum diketahui pihak yang mengkoordinasi sindikat transnasional itu.

Rikwanto memastikan pihaknya akan menjerat pihak perantara yang menyalurkan warga negara asing tersebut.

"Apakah benar atau tidak (alasannya), kita dalami saja dulu. Mudah-mudahan sponsornya bisa juga diamankan," kata Rikwanto.

Komplotan penipu itu sudah beroperasi sejak Januari 2017. Korbannya adalah warga negara China dengan modus berpura-pura sebagai aparat penegak hukum.

Pelaku meyakinkan para korban bahwa mereka tersandung kasus kriminal.

Bagian dari komplotan penipu ini ada yang berpura-pura sebagai polisi, jaksa, hingga hakim untuk menguatkan cerita bahwa korbannya benar terkena kasus.

Kemudian, ada beberapa orang dalam komplotan itu yang kemudian berperan sebagai calo penyelesaian perkara, dengan meminta sejumlah uang dari korban. (*)

*Berita ini juga tayang di Kompas.com dengan judul : Sebagian Besar WN China dan Taiwan Pelaku Penipuan Tak Pegang Paspor

Tags
WNA
Paspor
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help