Arab Saudi Meradang, Qatar Minta Ibadah Haji Ditangani Internasional

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir, Minggu (30/7/2017), mengecam permintaan Qatar agar penanganan ibadah haji diinternasionalisasi.

Arab Saudi Meradang, Qatar Minta Ibadah Haji Ditangani Internasional
KOMPAS.com/Associated Press/Mosaab Elshamy
Jemaah haji mengeliling Ka'bah di Mekkah, Saudi Arabia. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, DUBAI - Qatar disebut Arab Saudi seakan mengajak perang atas permintaannya soal ibadah haji ditangani secara internasional.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir, Minggu (30/7/2017), mengecam permintaan Qatar agar penanganan ibadah haji diinternasionalisasi.

Padahal, sejak 1950-an, Pemerintah Arab Saudi yang berwenang atas penanganan ibadah haji di negaranya, sebagai Tanah Dua Masjid Suci.

Internasionalisasi sama saja dengan membagi wewenang tersebut dengan negara lain, alias ditangani secara internasional.

"Permintaan Qatar untuk menginternasionalisasi situs-situs suci Islam adalah tindakan yang agresif dan merupakan deklarasi perang terhadap Kerajaan Arab Saudi," demikian kata Al-Jubeir.

"Kami punya hak untuk merespons siapa saja yang berupaya untuk membagi wewenang atas situs-situs suci tersebut," ucapnya lagi.

Selain itu, Al-Jubeir juga membantah soal upaya Arab Saudi untuk mempolitisasi ibadah haji, seperti yang dituduhkan pihak Qatar.

"Pernyataan itu sama saja tak menghormati ibadah haji dan jemaah yang melaksanakannya," ucap Al-Jubeir.

Sedangkan, Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani membantah klaim soal pihaknya meminta internasionalisasi tersebut.

Baca: TERUNGKAP! Dilecehkan hingga Diperkosa, Beginilah Nasib Prajurit Wanita di Tengah Prajurit Pria

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved