BREAKINGNEWS: Sopir Taksi Demo Pemko Batam, Aplikasi Transportasi Online Bakal Ditutup?

Sopir Taksi Demo Pemko Batam, Aplikasi Transportasi Online Bakal Ditutup? Ini Jawaban Pemko Batam!

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Pemerintah Kota Batam akan menyurati Gubernur Kepri terkait penyelenggaraan aplikasi online untuk transportasi di Batam. Keputusan tersebut diambil, setelah pimpinan di Pemko Batam bersama Kapolresta Barelang melakukan perundingan dengan perwakilan pelaku taksi konvensional di Batam, Rabu (2/8) di Gedung Pemko Batam.

Berdasarkan kesepakatan bersama, Pemko akan meminta Gubernur menindaklanjutinya ke Kementerian Perhubungan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika, agar menutup aplikasi online.

Acuannya pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 tahun 2017 pasal 32 J dan pasal 65. Yakni kewenangan penyelenggaraan transportasi orang berbasis aplikasi, kewenangannya berada di tangan gubernur.

"Mempertimbangkan hal itu, kita mohon gubernur menyurati kementerian perhubungan agar berkoordinasi dengan kementerian kominfo untuk menutup aplikasi online di Batam," kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad di hadapan ratusan pengemudi taksi konvensional yang berkumpul di depan Gedung Wali Kota Batam.

Apapun hasil kesepakatan dari koordinasi gubernur dengan pihak kementerian, lanjut dia, itulah yang akan menjadi keputusan. Amsakar sadar betul, kalau hasil perundingan Rabu di Pemko Batam, bakal mendatangkan respon balik.

Namun ditegaskan dia, dalam hal ini posisi pihaknya bukan menyetujui atau tidaknya aplikasi online untuk transportasi ditutup. Pihaknya hanya menjalankan fungsi sesuai mekanisme penyelenggaraan negara, yakni sebagai mediator.(*)

Berita terkait baca Harian Tribun Batam edisi Kamis (3/7/2017)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved