Citramas Group Bangun Scene Movie Town di Nongsa. Ada Studio Film, Apartemen dan Vila

Menurut Djaja Roeslim, gedung yang akan dibangun, selain berfungsi sebagai studio film, juga berfungsi sebagai hotel, residen, apartemen dan retail.

Citramas Group Bangun Scene Movie Town di Nongsa. Ada Studio Film, Apartemen dan Vila
Tribun Batam/Leo Halawa
Peletakan batu pertama Scene Movie Town, kawasan properti berbasis film di Nongsa yang dibangun Citramas Group, Kamis (3/8/2017). 

Laporan, Leo Halawa

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM – PT Citramas Group terus mengembangkan bisnis mereka di kawasan Nongsa, Batam.

Setelah peletakan batu pertama pembangunan gedung Batam Digital Park pada 9 Juni 2017 lalu, Citramas membangun lagi Scene Movie Town.

Bangunan ini berdiri di atas lahan sekitar 3 hektare. Pada Kamis (3/8/2017) siang, dilakukan ground breaking atau peletakan batu pertama yang dihadiri Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Hadir dalam acara itu Komisaris Utama Citra Mas Group Kris Wiluan, Chief Executive Officer (CEO) of Infinite Studio Michael Wiluan serta Ketua Pengembangan Landstar Djaja Roeslim,

Juga hadir Kepala dinas Pariwisata Kota Batam Pebrialin, Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro, Kepala Bank Indonesia Wilayah Kepri Gusti Raisal Eka Putra, Ketua Kadin Kepri Achmad Maruf Maulana, Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk, dan beberapa asosiasi penggiat dunia perfilman dan animasi.

Menurut Djaja Roeslim, gedung yang akan dibangun, selain berfungsi sebagai studio film, juga berfungsi sebagai hotel, residen, apartemen dan retail.

Presiden Komisaris Citramas Group Kris Wiluan, Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Michael Wiluan berbincang di sela ground breaking Scene Movie Town di Nongsa, Batam, Kamis (3/8/2017).
Presiden Komisaris Citramas Group Kris Wiluan, Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Michael Wiluan berbincang di sela ground breaking Scene Movie Town di Nongsa, Batam, Kamis (3/8/2017). (Tribun Batam/Leo Halawa)

Djaja menyinggung, bangunan yang akan berdiri, nantinya, menyediakan 130 kamar berbagai standar, 50 villa ala motel.

“Desainnya ala Eropa, baik indoor maupun outdoor spaces. Kawasan ini dirancang oleh desainer Hollywood. Memakan waktu dua tahun untuk menyelesaikan desainnya,” kata Djaja

Djaja mengharapkan, pembangunan infrastruktur perfilman dan digital di Nongsa ini membuat Batam dapat bersaing dalam perfilman, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Selain itu, kawasan ini juga akan menjadi destinasi pariwisata.

Michael Wiluan mengatakan, selama 30 tahun atau sejak 1980, Citra Mas Group yang dirintis oleh ayahnya, Kris Wiluan, memang focus mengembangkan berbagai bidang usaha.

Mulai dari resort, hotel, industri penunjang migas, pelabuhan, kawasan industri, dan kini mengarah kepada industri digital.
“Kami berharap, percepatan pembangunan ini dapat meningkatkan daya saing dan mendorong percepatan ekonomi di Indonesia umumnya, Kepri khususnya dan terkhususnya lagi di Batam,” katanya.

Rancangan bisnis ke depan Citra Mas Group ini mendapat sambutan baik dari Gubernur Nurdin Basirun.

Nurdin mengatakan, Citra Mas Group tak bisa dihilangkan dari sejarah Batam karena merupakan perusahaan perintis saat Batam ini dibuka.

“Saya masih ingat ketika Presiden RI ke-5 BJ Habibie mengungkapkan peran penting Citra Mas dalam industri Batam. Saya kini hanya berpantun saja, Ikan sepat ikan gabus, semakin cepat semakin bagus. Artinya, bangunan ini agar cepat selesai,” kata Nurdin.

Penulis: Leo Halawa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved