Kisah DL Sitorus, Kabur dari Penjara Tapi Kepergok Menhut MS Kaban di Pesawat

Selama menjalani pidana, DL Sitorus pernah mendekam di LP Bekasi, LP Subang, dan LP Cirebon

Kisah DL Sitorus, Kabur dari Penjara Tapi Kepergok Menhut MS Kaban di Pesawat
KONTAN
Mendiang pengusaha kawakan DL Sitorus semasa hidupnya 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Pemerintah sempat sesumbar akan mengambil alih lahan milik Darianus Lungguk (DL) Sitorus usai Mahkamah Agung memutus bersalah dirinya.

Mahkamah Agung (MA) RI melalui putusannya nomor 2642/K/PID/2006 tanggal 16 Juni 2006, memutus DL.Sitorus bersalah, dengan hukuman 8 tahun penjara.

Namun setelah 11 tahun kasus tersebut berlangsung, perkebunan kelapa sawit yang berdiri di atas lahan seluas 47 hektar dari hutan register 40 di Padang Lawas, Sumut tidak kunjung dieksekusi.

Kini DL Sitorus dinyatakan telah meninggal dunia. Dia tiba-tiba menghembuskan nafas terakhirnya saat setelah boarding dalam perjalanan pesawat Garuda dari Jakarta-Medan, Kamis (3/8/2017).

Seperti yang dikutip Tribunnews Jaksa Agung HM Prasetyo, Kejaksaan Agung pernah berujar telah mengeksekusi lahan seluas 47.000 Hektar di Padang Lawas Sumut secara administratif.

Setelah eksekusi administratif, eksekusi selanjutnya tinggal eksekusi fisik saja. Lahan tersebut selanjutnya diputuskan dikembalikan sebagai kawasan hutan lindung.

Seperti yang dikutip Kontan.co.id, pamerintah melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, pernah sesumbar akan melaksanakan putusan dengan mengeksekusi fisik perkebunan tersebut.

Pihaknya mengaku tidak akan mengabaikan ribuan pekerja di kebun Kelapa Sawit seluas sekitar 47 ribu hektar yang sebelumnya dikuasai Darianus Lunguk (DL) Sitorus.

Ia memastikan para pekerja tidak akan kehilangan pekerjaannya, walaupun pemerintah mengambil alih lahan tersebut.

Kepada wartawan usai menghadiri diskusi di Bakkoel Coffee, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (31/5/2015), Siti mengatakan, pemerintah selain mengambil alih lahan juga mengambil alih perusahaan yang mengelola lahan tersebut.

Halaman
1234
Editor: nandarson
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help