Air Waduk Sei Pulau Menyusut

Cuaca Terik Landa Pinang-Bintan Sebulan Terakhir, Volume Waduk Sei Pulai Turun. Ini Bahayanya!

Cuaca Terik Landa Pinang-Bintan Sebulan Terakhir, Volume Waduk Sei Pulai Turun. Ini Bahayanya!

Cuaca Terik Landa Pinang-Bintan Sebulan Terakhir, Volume Waduk Sei Pulai Turun. Ini Bahayanya!
Tribun BATAM/Ikhwan
Kondisi waduk Sei Pulai Tanjungpinang yang kian surut 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Musim panas mulai melanda Bintan dan Tanjungpinang. Diperkirakan cuaca panas akan berlangsung sampai awal tahun 2018.

Kekhawatiran sebelumnya Waduk Sungai Pulai yang merupakan cadangan air bersih Tanjungpinang dan Bintan bakal mengalami penurunan volume di saat panas atau kemarau saat ini nampaknya mulai terbukti.

Baca: The Untold Stories! Inilah Sisi Gelap Gemerlap K-Pop, Ada yang Jadi Korban Kejahatan Seksual!

Baca: Terungkap! Pengakuan Tante Dr Oz, dr Ryan Thamrin Ternyata Segera Melepas Masa Lanjang!

Baca: Mencengangkan! Nama Saya Mertolulut! Saya Algojo Kerajaan Mataram Kalau Ada Penjahat Tertangkap!

Laporan petugas Teknik Sub Bagian Produksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepulauan Riau yang disampaikan ke media belum lama ini, kondisi air di Waduk Sungai Pulai telah mengalami penurunan ketinggian sekitar 3,80 centimeter. Sebelumnya terpantau ketinggian air di waduk 48 centimeter. Artinya hanya beberapa pekan selama musim panas saat ini, ketinggian air waduk mengalami perubahan signifikan.

Analisis sementara, penyebab penurunan ketinggian adalah cuaca panas yang melanda Bintan dan Tanjungpinang yang sudah berlangsung sebulan lebih. Perambahan kawasan hutan Sungai Pulai selama ini yang berada di Bintan disebut sebut juga menjadi faktor penurunan volume air waduk.

Sekadar catatan, kawasan hutan lindung Sungai Pulai terbagi dalam dua area. Ada area yang masuk Tanjungpinang dan ada yang masuk Bintan. Di Bintan secara administrasi kawasan Hutan Sungai Pulai tercatat dalam wilayah Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur. Areanya pun cukup luas.

Khusus Kawasan hutan yang masuk area Tanjungpinang luasnya 333 hektar. Hutan ini juga berfungsi menjaga sumber air baku waduk Sungai Pulai.

Meski mengalami penurunan ketinggian air, PDAM Tirta menjamin kapasitas produksi air minum ke rumah rumah warga melalui Waduk Sungai Pulai masih akan aman sampai empat bulan kedepan. "Itu bila empat bulan nanti hujan tidak turun, tapi kalau selama empat bulan itu hujan turun, maka masih cukup aman,"kata Budiyanto, PLt Kasubbag Produksi PDAM Tirta Kepri. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help