Kasus Penipuan Online Pinang, Polisi Endus Keterlibatan Suami Ayu. Benarkah?

Kasus Penipuan Online Pinang, Polisi Endus Keterlibatan Suami Ayu. Benarkah?

Kasus Penipuan Online Pinang, Polisi Endus Keterlibatan Suami Ayu. Benarkah?
Tribun Batam/Wahib Wafa
Ayu Novianti, pelaku penipuan berkedok arisan online digiring dua Polwan di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang setelah ditangkap di Bengkalis, Riau 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Polisi mendalami dugaan keterlibat suami Ayu, pelaku penipuan online. Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengekspos kasus Arisan Online atas nama tersangka Ayu Novianti.

Baca: Terungkap! Song Joong-ki dan Song Hye-kyo Nikah di Seoul, Ini Hotel Mewahnya!

Baca: BREAKINGNEWS: Terungkap! Kasus Arisan Online Pinang, Ayu Habiskan Rp 400 juta untuk Beginian!

Baca: Bikin Merinding! Sebelum Temukan Mayat, Suroso Ngaku Ada Sesuatu Yang Membuatnya Balik Arah!

Baca: Ngeri! Kondisi Korban Badannya Berdarah, Mukanya Penuh Belatung. Korban Pembunuhan?

Menurut Kapolres, total kerugian yang bisa dirangkum oleh tim penyidik dalam menangani kasus ini sedikitnya hanya 400 juta rupiah.

Hal itu berdasarkan sirkulasi perbankan milik Ayu Novianti melalui dua tabungan rekeningnya yakni BNI dan BCA. "Dilihat dari data tabungan rekening pelaku, ada sekitar 400 juta yang masuk keluar. ‎

Berdasarkan hasil gelar perkara dan keterangan dari para korbanya, kita perkirakan kerugian para korban totalnya mencapai 400 juta," kata Ardiyanto, Rabu (9/8).

Lebih lanjut uang sejumlah 400 juta itu telah digunakan oleh Ayu. Namun hingga kini tidak ada barang bukti uang sisa hasil penipuan yang bisa diselamatkan Polisi. Ayu diketahui telah menggunakan uang tersebut untuk berbagai macam kebutuhan keluarga.

‎Kapolres mengungkapkan proses penangkapan terhadap Ayu. Saat itu, terakhir transaksi ATM Ayu terbaca oleh pihak kepolisian tengah mengambil uang senilai 300 ribu rupiah di Bengkalis. Hal itu pun yang menjadi petunjuk kepolisian dalam mendeteksi keberadaan Ayu.

"Saat itu tersangka bertransaksi uang melalui ATM di wilayah Bengkalis. Dari situ kita mendapatkan posisi ayu. Kita pun langsung mengerahkan anggota untuk mengamankanya di Bengkalis," katanya lagi.

Namun yang menjadi fokus pendalaman pihaknya yakni terkait keterlibatan suaminya. Meski beberapa saksi korban sebelumnya menyebutkan suami Ayu bernama Dani cukup aktif dalam membantu mengelola arisan.

"Kita dalami keterkaitan suaminya. Kita butuh banyak bukti untuk mencari tau keterkaitan pihak lainya," tuturnya.

Polisi pun telah membuka Posko adua penipuan Arisan Online ini di reskrim Polres tanjungpinang.‎

Mengingat begitu banyaknya jumlah korban yang menurut informasi mencapai hampir seratusan orang. Hanya saja 20 orang yang bersedia memberikan keterangan baik sebagai saksi maupun pelapor. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help