4 Saran KPPAD Kepri Untuk Antisipasi Penculikan Anak. Sekolah Diminta Buat Aturan Seperti Ini

Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri, Erry Syahrial menyarankan beberapa hal

4 Saran KPPAD Kepri Untuk Antisipasi Penculikan Anak. Sekolah Diminta Buat Aturan Seperti Ini
DOK TRIBUNBATAM
Komisioner KPPAD Kepri, Erry Syahrial dan kasus penculikan anak di Batam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Kasus penculikan anak di Batam terungkap setelah ditangkapnya pelaku di Sei Beduk, oleh polisi.

Dari pengakuan tersangka bernama Irpan Apandi Siregar, kepada polisi ia sudah lima kali menculik anak.

Informasi yang diperoleh Tribun Batam dari Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk Bripka Abdon Pasaribu menyebutkan Irpan menculik anak dan dibawa ke hutan Sei Ladi.

Polisi menyebutkan lima korban yang diculik masing-masing dari Tanjung Piayu, Tanjung Riau, Tiban Kampung, dan Simpang Rujak.

"Anak pertama yang disetubuhi adalah warga Tanjungriau, selanjutnya warga Tiban Kampung, warga Simpang Rujak, warga Sengkuang dan terakhir warga Tanjungpiayu. Namun yang terakhir belum sempat dicabuli," kata Bripka Abdon Pasaribu.

Atas kejadian itu, Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri, Erry Syahrial menyarankan beberapa hal agar anak-anak lain tidak jadi korban.

Berikut lima saran Komisioner KPPAD Kepri Erry Syahrial yang dirangkum dari hasil wawancara.

1. Anak-anak yang menjadi korban harus didampingi

Erry Syahrial mengatakan anak-anak yang menjadi korban penculikan atau pencabulan dalam kasus ini harus didampingi.

Kejadian ini bisa membuat anak yang menjadi korban mengalami trauma.

Halaman
1234
Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help