TribunBatam/

Tim WFQR TNI AL Tembak Mesin Speed Boat yang Bawa Ribuan Gadget dari Batam ke Riau

Anggota tim WFQR Lantamal IV dan Lanal Tanjungbalai Karimun terpaksa menembak mesin speed boat Dua Putra yang berusaha kabur saat dihentikan.

Tim WFQR TNI AL Tembak Mesin Speed Boat yang Bawa Ribuan Gadget dari Batam ke Riau
Ekspose penangkapan gadget ilegal dari Batam ke Riau di Lanal Karimun, Jumat (11/8/2017) 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Anggota tim WFQR Lantamal IV dan Lanal Tanjungbalai Karimun terpaksa menembak mesin speed boat Dua Putra yang berusaha kabur saat dihentikan.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (9/8/2017) di perairan Penyalai, Riau.

Berawal dari tim WFQR mendapatkan laporan mengenai adanya speedboat bermesin besar sedang mengangkut barang ilegal melewati perairan Karimun sekira pukul 13.00 WIB.

Tim WFQR langsung meluncur melakukan pengejaran.

Setelah menemukan speed boat Dua Putra, petugas memintanya untuk segera berhenti. Namun bukannya menuruti imbauan petugas, nahkoda kapal malah berusaha melarikan diri.

"Tim melakukan pengejaran dan terpaksa menembak mesin soeed boat. Speed boat ini kencang sekali, melaju dengan kecepatan 60 knot," kata Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut Totok Iriyanto saat ekspos penindakan, Jumat (11/8/2017) sore.

Setelah diperiksa, ternyata speed boat membawa 141 koli barang elektronik yang berisi 100 unit laptop, 5170 ponsel android, 620 ponsel tablet, 117 rokok elektrik, 135 tas laptop dan satu kotak kosmetik.

Nahkoda berinisial E, 17 ABK dan kapal beserta muatannya kemudian dibawa ke Mako Lanal TBK.

Dari hasil pemeriksaan sementara, barang elektronik tersebut dibawa dari Batam yang akan diangkut ke Kualakampar, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

"Kita masih dalami ini barang siapa. Kita juga akan berkoordinasi dengan bea cukai mengenai estimasi harga barang bukti ini," ujar Totok.

Totok menambahkan, penindakan yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari apel bersama antar instansi yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

"Patroli apel bersama telah empat kita kali dilaksanakan dengan Polres, Kodim, Bea Cukai dan KSOO. Target kita narkoba dan penyelundupan barang ilegal," tambah Totok

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help