TribunBatam/

TANJUNGPINANG TERKINI

Operator Kereta Mainan di Tanjungpinang Cabuli 7 Bocah. Begini Modusnya Merayu Korban

Orangtua sang anak melihat kejanggalan di bagian intim anaknya dan mencurigai ada luka tidak wajar

Operator Kereta Mainan di Tanjungpinang Cabuli 7 Bocah. Begini Modusnya Merayu Korban
Istimewa
ilustrasi pencabulan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Korban kasus pencabulan anak di bawah umur yang diungkap Polsek Bukit Bestari kemungkinan bertambah.

Kapolsek Bukit Bestari melalui Kanit Reskrim ‎Aiptu Fredy Simanjuntak mengatakan sejauh ini jumlah korban baru tujuh orang dan kemungkinan bertambah.

Rata-rata korbannya masih berumur lebih dan kurang 7 tahun.

Kasus ini terkuak setelah seorang korban pelangganan mainan kereta anak-anak pada sebuah mall di Tanjungpinang mengeluh kesakitan pada kemaluannya kepada orangtuanya.

Baca: BREAKINGNEWS. Cabuli 7 Anak Bawah Umur. Polisi Amankan Operator Kereta Mainan di Tanjungpinang

Baca: Lahir dengan Kondisi Seperti Ini, Orang-orang Sekitarnya Malah Takut. Pria Ini Malah Dijuluki Iblis

Baca: WADUH! Guru Ini Kirimkan Gambar-gambar Tak Senonoh ke Muridnya. Empat Siswi Sudah Mengaku

Orangtua sang anak melihat kejanggalan di bagian kemaluan anaknya dan mencurigai ada luka tidak wajar.

Orangtua korban kemudian membuat laporan ke Polsek Bukit Bestari.

Setelkah diselidiki, maka terungkaplah kasusnya dan polisi menangkap remaja berusia 17 tahun yang menjadi karyawan dan operator kereta mainan anak-anak di sebuah mall.

Aiptu Fredy ditemui di Polsek Bukit Bestari Minggu (‎13/8/2017) mengatakan semua korbannya anak-anak perempuan.

"Anak-anak yang jadi korban diiming-imingi uang dan makanan saat korban berada ke kereta mainan berjalan," katanya.

"Saat kereta mainan yang berjalan itulah pelaku menggerayangi tubuh korban," ujar Aiptu Fredy.

Aiptu Fredy mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan setelah penyidik melakukan visum terhadap korban.

"Kita amankan diduga pelaku berinisial R berumur 17 tahun warga Dompak di rumahnya saat sedang santai‎. Pelaku kemudian mengaku telah melakukan perbuatan itu kepada sejumlah pengunjung lainya," ujarnya.(wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Mairi Nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help