TribunBatam/

Polres Endus Permainan Beras di Tanjungpinang, Ini Janji Kapolres Sikat Mafia Beras!

Polres Endus Permainan Beras di Tanjungpinang, Ini Janji Kapolres Jika Menemukannya, Termasuk Menyikat Mafia Beras!

Polres Endus Permainan Beras di Tanjungpinang, Ini Janji Kapolres Sikat Mafia Beras!
Bangka Pos/Deddy Marjaya
Ilustrasi. Tim Opsnal Jatanras Dit Krimum Polda Babel mengamankan beras bulog yang dikemas beras bermerk di Jalan Trem Pangkalpinang Jumat (2/12/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Satgas pangan menjadi garda terdepan dalam memantau dan mengawasi kondisi perdagangan bahan Pangan. Didalam satuan ini terdapat unsur pemerintah dan aparat. Di Tanjungpinang Sendiri terbilang kondisif dan aman soal harga pangan.

Baca: Orang Terkaya dan Naga Indonesia Meninggal Dunia, Terungkap Inilah 5 Istrinya!

Baca: Terungkap! Inilah Aktris Termahal di Indonesia Versi Produser Kenamaan. Coba Tebak!

Baca: Ehem! Beginilah Pose Menggoda Dewi Perssik Hanya Berbaju Tidur. Tanda Hitam Ini Bikin Penasaran!

Baca: Lis-Syahrul Pecah Kongsi. Syahrul Cari Parpol Pengusung, Lis Lirik Wakil Perempuan?

Belum lama ini juga masalah pangan dengan jenis beras menjadi atensi Kepolisian. Hal itu setelah adanya produksi beras palsu atau pengoplos beras yang sempat menjadi berita hangat. Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengantisipasi hal tersebut.

"Kita pantau para pengusaha beras di Tanjungpinang. Jika ditemukan pengoplos beras, kita akan tindak tegas," tutur Kapolres, Minggu (13/8/2017).

Pihaknya juga terus menggali informasi adanya permainan beras di Tanjungpinang. Jika ditemukan adanya mafia beras di Tanjungpinang, maka berhati-hatilah mereka karena akan berhadapan dengan aparat kepolisian.

Mereka jika terbukti akan dapat terkena undang-undang perdagangan dan ‎perlindungan konsumen. Karena melakukan manipulasi kandungan gizi beras dan mencari keuntungan tidak wajar dari hari harga murah menjadi beras bermerk.

Selain itu, tambahnya, pihaknya juga berkerjasama dengan pihak terkait guna mengantisipasi tindak pidana pengoplosan. Supaya nantinya perekonomian masyarakat Tanjungpinang tetap stabil.

Selain itu juga Satgas pangan tidak hanya melakukan penindakan. Melainkan memantau dan mengawasi harga dan mencarikan solusi bilamana ditemukan permasalahan harga-harga sembako seperti kelangkaan terhadap jenis barang tertentu. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help