LAPORAN LANGSUNG DARI SINGAPURA

BREAKINGNEWS. 6 Jam Diperiksa, Kondisi Kesehatan Novel Baswedan Ngedrop

Pada pemeriksaan tahap pertama kondisi Novel masih fit. Setelah pemeriksaan tahap kedua, kondisinya ngedrop. Enam jam Novel diperiksa penyidik

BREAKINGNEWS. 6 Jam Diperiksa, Kondisi Kesehatan Novel Baswedan Ngedrop
Tribun Batam/Rio Batubara
Novel Baswedan saat diperiksa penyidik Mabes Polri di KBRI Singapura, Senin (14/8/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan diperiksa secara maraton oleh penyidik Mabes Polri, Senin (14/8/2017).

Pemeriksaan dilakukan di sebuah ruangan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura.

Pemeriksaan berlangsung dua kali. Setelah pemeriksaan pertama hingga pukul 12.00 waktu setempat, pemeriksaan dilanjutkan kembali setelah makan siang dan salat Zuhur.

Namun, pada pukul 15.00 WIB, pemeriksaan dihentikan atas permintaan Novel Baswedan.

Hal ini karena kondisi kesehatan Novel Baswedan ngedrop.

"Sejak awal Novel sudah meminta pemeriksaan dilakukan hingga pukul 15.00 mengingat kondisi kesehatan matanya. Apalagi pada 17 Agustus, Novel akan menghadapi operasi besar," ujar Haris Azhar, anggota tim advokasi Novel Baswedan kepada Tribun Batam di Singapura.

Baca: BREAKINGNEWS. Bukan di Rumah Sakit. Di Tempat Ini Novel Baswedan Diperiksa Polisi di Singapura

Baca: Pemeriksaan Novel Baswedan di Singapura Hanya Satu Hari Saja

Alghiffari Aqsa, anggota advokasi Novel lainnya mengatakan, pemeriksaan Novel dua tahap. Tahap pertama hingga jam istirahat makan siang.

"Pada pemeriksaan tahap pertama kondisi Novel masih fit. Setelah pemeriksaan tahap kedua, kondisinya ngedrop. Enam jam Novel diperiksa penyidik," katanya

Dalam pemeriksaan tersebut ada beberapa kekecewaan yang disampaikan Novel terhadap penyidikan kasusnya selama ini. Satu di antaranya adalah publikasi identitas saksi-saksi kunci, sehingga mereka merasa tidak aman dan nyaman.

"Tak hanya itu Novel merasa polisi berjarak dengan Novel dan keluarga. Keluarga Novel tidak pernah diberi update mengenai perkembang kasusnya," paparnya.

Penulis: Rio Batubara
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help