KRI Cucut-886 Amankan 37 TKI Ilegal dari Malaysia. Kondisinya Lemas, Mual Karena Belum Makan

KRI Cucut 866 di bawah Kendali Gugus Keamanan Laut Barat (Guskamlabar) pukul 19.15 Wib membawa ke 37 orang TKI itu

KRI Cucut-886 Amankan 37 TKI Ilegal dari Malaysia. Kondisinya Lemas, Mual Karena Belum Makan
DOK KRI CUCUT-886
KRI Cucut-886 mengamankan puluhan TKI Ilegal yang datang dari Johor Malaysia dengan tujuan Bintan, Minggu (13/8/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kapal Perang Republik Indonesia KRI Cucut-866 mengamankan kapal yang membawa 37 orang TKI ilegal dari Johor Malaysia, Minggu (13/8/2017).

Bersama mereka juga diamankan 1 orang warga negara Pakistan.

Dari rilis yang diterima Tribun Batam, Senin (14/8/2017) disebutkan bahwa KRI Cucut-866 yang dipimpin Komandan Mayor Laut Leonardus Deddy, mengamankan kapal itu saat berangkat dari Johor Malaysia tujuan Bintan‎.

KRI Cucut 866 di bawah Kendali Gugus Keamanan Laut Barat (Guskamlabar) pukul 19.15 Wib membawa ke 37 orang TKI itu dan telah sandar di dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar Batam.

Selanjutnya ke 37 TKI itu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kesehatan Lanal Batam yang dipimpin Letda Laut dr Meta sesuai SOP TNI AL.

Baca: Sudah Setahun Jasa Medis Tak Terbayar, Amsakar Cari Akal Lunasi Tunggakan Jasa Dokter RSUD!

Baca: KABAR GEMBIRA. 3 Pemain Timnas U22 yang Cedera Pulih Sehari Jelang vs Thailand di SEA Games

Baca: Hasil Olah TKP, Begini Kronologis Detik-detik Kecekalaan Maut di Tembesi

"Para TKI mengalami sakit kepala dan mual. Diagnosa Tim kesehatan Lanal Batam dikarenakan belum makan dan mabuk laut.

Dari 37 orang TKI yang diamankan sebagian besar berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dari keterangan sejumlah TKI mereka berangkat dari Johor Malaysia untuk tujuan Bintan. Sebanyak 33 orang laki-laki,4 lainnya perempuan," ujar Danlantamal IV Laksma Eko Suyatno melalui Rilis, Senin (14/8/2017).

Selain itu dilaksanakan juga serah terima barang bukti perahu kayu dan 37 TKI dari Komandan KRI Cucut-866 Mayor Laut Leonardus Deddy Kepada Kasiopslat Lanal Batam Lettu Laut Agustinus, bertempat di gedung Nakula Mako Guskamlabar, dengan dasar Berita Acara Serah Terima Perahu Kayu Nomor BA/03/VIII/2017.

"Dari hasil diidentifikasi ke-37 orang TKI yang berhasil diamankan ditemukan 1 orang WNA Asal Pakistan , selain itu dilaksanakan pula penyitaan seluruh alat komunikasi HP milik para TKI untuk proses hukum lebih lanjut guna menyelidiki jaringan TKI illegal tersebut oleh penyidik Lanal Batam," katanya.

Penyerahan dari Komandan KRI Cucut-866 Mayor Laut Leonardus Deddy, disaksikan oleh Asintel Guskamlabar, Aslog Guskamlabar, Asops Guskamlabar, Paban Ops Guskamlabar, Dandenponal Lanal Batam, Kaurlid Lanal Batam, Timkes BK Lanal Batam dipimpin Letda Laut (K) dr. Meta, serta anggota intel dan Pomal Lanal Batam.

Dia mengatakan saat ini masih terus dilaksanakan pemeriksaan oleh Tim penyidik Lanal Batam guna mengetahui jaringan TKI Ilegal tersebut.

"Bila sudah selesai, ke 36 orang TKI itu akan di serahkan kepada BNP3TKI Batam sedangkan 1 orang warga Negara Asing asal Pakistan akan diserahkan ke Imigrasi guna proses hukum selanjutnya," ujar Danlantamal. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help