Mengejutkan! Besar Tunggakan Jasa Medis Rp 2 Miliar, Begini Curhat Direktur RS Embung Fatimah!

Mengejutkan! Besar Tunggakan Jasa Medis Rp 2 Miliar, Begini Curhat Direktur RS Embung Fatimah!

Mengejutkan! Besar Tunggakan Jasa Medis Rp 2 Miliar, Begini Curhat Direktur RS Embung Fatimah!
tribunbatam/ian pertanian
Suasana depan RSUD Embung Fatimah 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Sebesar Rp 2 miliar dana tunggakan uang jasa Dokter selama kurang lebih satu tahun yang belum dibayarkan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD EF). Kepad dokter yang bertugas di RSUD EF.

Baca: Orang Terkaya dan Naga Indonesia Meninggal Dunia, Terungkap Inilah 5 Istrinya!

Baca: Tersinggung! Model Cantik Ini Ungkap Rahasia Ranjang Walikota Kendari, Ini Kamar Begituanya!

Baca: BREAKINGNEWS: RS Embung Fatimah Lumpuh, Wakil Walikota Bungkam! Datang Ajak Direktur Rapat Darurat!

Baca: BREAKINGNEWS: Dokter Mogok Kerja, Pelayanan Klinik RSUD Embung Fatimah Lumpuh! Hanya Buka IGD Saja

Baca: RS Embung Fatimah Bukan Tak Ada Uang, Kata Amsakar: Hanya BPKP Tengah Audit Laporan Keuangan!

"Kalau dihitung, jumlah keseluruahan dana jasa doker yang belum dibayarkan, sebesar Rp 2 miliar,"kata Direktur RSUD EF dr.Gunawan Budi Santosa, Senin (14/8/2017).

Belum dibayarkankannya uang jasa dokter tersebut dikarenakan beberapa permasalahan yang terjadi di RSUD EF, dimana yang pertama dirinya baru menjabab sebagai direktur."Sebelumnya setelah ibu Fadilah ditahan. Roda administrasi dijalankan oleh Direktur pelaksana tugas, jadi tidak bisa mengambil kebijakan,"kata Gunawan.

Disamping itu sampai saat ini masih banyak uang pengeobatan dari pasien yang menggunakan BPJS, belum dibayarkan oleh Pihak BPJS. Dan permasalahan selanjutnya saat ini keuangan RSUD EF sedang diaudit oleh BPKP."Jadi saya sebagai direktur harus hati-hati, tidak mau ada risiko,"katanya.

Namun meski demikian kata Gunawan, dengan pertemuan dengan para dokter."Hari ini Senin (14/8/2017) akan melakukan koordinasi dan pertemuan dengan pihak BPKP, apakah mereka bisa membayarkan uang jasa dokter tersebut,"kata Gunawan.

Jika nanti ada surat dari BPKP bisa dilaksanakan pembayaran uang jasa dokter," Maka kita akan laksanakan pembayaran uang jasa dokter tersebut."Katanya.

Saat ditanya apakah RSUD EF memiliki uang untuk membayar uang jasa dokter tersebut jika nanti ada sinyal dari BPKP. Gunawan mengatakan dananya akan diusahakan."Inilah kita koordinasi dengan Pemko batam, bagaimana caranya untuk pembayaran uang jasa dokter tersebut,"kata dr.Gunawan. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved