Pencuri Baterai Menara Telkomsel Menangis, Teringat Istri dan Enam Anaknya

Selain empat pencuri, polisi juga mengamankan satu penadah yang mana selama ini selalu menampung barang-barang hasil curian ke empat pelaku.

Pencuri Baterai Menara Telkomsel Menangis, Teringat Istri dan Enam Anaknya
Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengekspose penangkapan narkoba dan pencurian baterai Telkomsel, Senin (14/8/2017). 

Laporan Tribun Batam, Eko Setiawan

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Empat pelaku pencurian baterai menara BTS milik Telkomsel yang ditangkap Satreskrim Polresta Barelang, hingga saat ini masih diperiksa penyidik satreskrim.

Untuk diketahui, empat pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melawan petugas saat hendak ditangkap.

Keempat pelaku itu bernama Junaidi, Elisa, Tulus dan ‎Huta.

Selain empat pencuri, polisi juga mengamankan satu penadah yang mana selama ini selalu menampung barang-barang hasil curian ke empat pelaku.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki dalam ekspose perkara, Senin (14/8/2017) siang mengatakan, baterai BTS ini diambil di tiga lokasi yang ada di Batam. Di antaranya di kawasan Bengkong, Tanjunguma dan Tanjungpiayu.

Baca: Diincar Pedofil, Anak Nafa Urbach Langsung Mendapat Peringatan Keras Ini dari Ibunya

"Pelaku kita amankan di beberapa tempat di Batam. Baterai BTS yang dicuri ini kemudian dia jual dengan harga Rp 500 ribu per unit kepada penadah," sebut Hengki menerangkan.

Di tempat penadah, barang-barang ini kemudian dibongkar untuk dimodifikasi. Sebab, banyak juga yang mencari barang-barang ini untuk di keperluan lain.

Huta, salah satu pelaku kepada penyidik mengaku pernah bekerja sebagai Subcon di Telkomsel untuk pemasangan tower dan baterai.

Halaman
12
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help