Penipuan Umroh First Travel

Korban Penipuan Umrah First Travel Puluhan Ribu orang. Berapa Banyak di Kepri?

Kasus penipuan dan penggelapan dana calon jemaah umrah oleh First Travel membuat heboh karena jumlah korban mencapai 35 ribu orang.

Korban Penipuan Umrah First Travel Puluhan Ribu orang. Berapa Banyak di Kepri?
Jemaah First Travel meminta uang mereka dikembalikan 

Laporan; Efendi Wardoyo

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kasus penipuan dan penggelapan dana calon jemaah umrah oleh First Travel membuat heboh karena jumlah korban mencapai 35 ribu orang.

Adakah korban dari Provinsi Kepri?

Kabid Haji Kanwil Kemenag Provinsi Kepri, Subadi M Si mengatakan, hingga saat ini, belum ada jemaah asal kepri yang melaporkan masalah terkait penipuan PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel tersebut.

Subadi menduga, tidak adanya jemaah Kepri karena perusahaan itu memang tidak memiliki cabang di Kepri.  

Saat ini, daftar Perusahaan Peyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Kepulauan Riau tercatat sebanyak 22 perusahaan, baik yang berkantor di Kota Batam mupun yang berada di Tanjungpinang.

Saat ditemui Tribun Batam di Asrama Haji, Batam Center, Selasa (15/8/2017). Subadi mengatakan, dari 22 agen PPIU tersebut, lima perusahaan berkantor di Kota Batam, empat masih dalam proses pengesahan dari Kementerian Agama.

"Sisanya merupakan cabang dari luar daerah yang berkantor di Kota Batam dan Tanjungpinang. Tetapi First Travel kebetulan tidak ada cabangnya di Kepri," kata Subadi.

Subadi merinci, lima dari 22 perusahaan biro perjalanan umrah yang berpusat di Kota Batam adalah PT Zulian Kamsindo Tour & Travel, PT Biro Perjalanan Wisata Duta Karya Indo Perkasa/DKI Tour, PT Nettour Batam, PT Musi Holiday, dan PT Azzammecca.

"Dari ke-22 perusahaan itu kebetulan masih ada empat perusahaan yang perizinannya masih dalam proses dari Kemenag," kata Subadi.

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved