Selalu Ngaku Kerabat Korban Penculikan, Pencabul Anak di Sei Beduk Miliki Kelainan?

Selalu Ngaku Kerabat Korban Penculikan, Pencabul Anak di Sei Beduk Miliki Kelainan?

Selalu Ngaku Kerabat Korban Penculikan, Pencabul Anak di Sei Beduk Miliki Kelainan?
TRIBUNBATAM/IANPERTANIAN
Lokasi hutan tempat anak korban penculikan dibawa pelaku dalam kasus penculikan anak di Batam 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Memastikan ada tidaknya kelainan pelaku penculikan sekaligus pencabulan anak-anak di Batam, polisi akan memeriksa psikologis pelaku.

Baca: Ngeri! Penculikan Anak di Sei Beduk, Terungkap Pelaku Mencabuli Korban di 5 Lokasi Ini

Baca: Jangan Tertawa! Suka Ngeklik Kuis Lucu-lucuan di Facebook? Inilah Bahaya Tersembunyi di Baliknya!

Baca: Inilah 4 Fakta Menghebohkan Penemuan Mayat Tembesi. Nomor 4 Bikin Penasaran

Baca: Jangan Rendah Diri Bergaji 3 Juta! Inilah 5 Resep Hebat Bebas Utang Dengan Gaji Pas-pasan!

Baca: Tersinggung! Model Cantik Ini Ungkap Rahasia Ranjang Walikota Kendari, Ini Kamar Begituanya!

Sebelumnya kasus penculikan anak sekaligus pencabulan yang ditangani Polsek Sei Beduk pada Selasa (1/8/2017), dengan pelaku Irpan Apandi Siregar (31) terus diusut.

Terungkap pelaku sudah lima kali melakukan pencabulan terhadap anak namun dua diantaranya tidak sempat dicabuli karena berhasil melarikan diri.

"Dari pengakuan tersangka, dirinya sudah melakukan pencabulan terhadap anak sebanyak lima korban, tetapi dua diantaranya tidak sempat dicabuli karena berhasil melarikan diri,"kata Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk Bripka Abdon Pasaribu, Rabu (16/8/2017).

Dia mengatakan pihaknya saat ini juga sedang berkoordinasi dengan pihak psikolog apakah pelaku memiliki kelainan.

"Kelima korban yang hendak dicabuli oleh pelaku, semuanya diculik dengan alasan dirinya merupakan kerabat orangtua korban,"kata Abdon.

Abdon, juga menghimbau kepada orangtua yang pernah merasakan bahwa anaknya pernah menjadi korban pencabulan agar melaporkan kepada pihak kepolisian. Pasalnya dari lima korban yang pernah menjadi korban dari pelaku hanya dua orang yang membuat laporan kepada pihak kepolisian.

"Satu korban merupakan warga Tiban Kampung, yang melapor ke Polsek Sekupang, sementara satu korban lain lagi warga Piayu. Kalau yang tiga lagi tidak ada laporannya,"kata Abdon.

Abdon, mengatakan dari pengakuan pelaku dirinya pernah menculik dan mencabuli anak warga Tanjung Riau, Warga Simpang Rujak dan warga Batuampar."Tetapi kita sudah cek di kantor polsek masing -masing daerah sesui dengan pengakuan pelaku tidak ada laporannya,"kata Abdon.

Abdon, menghimbau agar orangtua anak yang pernah merasa anaknya menjadi korban pencabulan agar membuat laporan kepada pihak kepolisian."Ini untuk mempermudah kita melengkapi berkas pelaku sesuai dengan pengakuannya,"kata Abdon.(*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved